Tokoh-Tokoh Berpengaruh dalam Pergerakan Buruh di Indonesia – Radio Pemuda FM – Radio Online Anak Muda Indonesia
Sosial Budaya

Tokoh-Tokoh Berpengaruh dalam Pergerakan Buruh di Indonesia4 min read

Saturday, 1 May 2021 | 17:44 WIB 3 min read

author:

Tokoh-Tokoh Berpengaruh dalam Pergerakan Buruh di Indonesia4 min read

Reading Time: 3 minutes

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Hari Buruh atau May Day yang jatuh pada 1 Mei adalah satu di antara momen besar yang diperingati berbagai negara, salah satunya Indonesia.

Sebagian negara merayakan Hari Buruh dengan memberikan jatah libur atau menyelenggarakan aksi sosial demi mengingatkan pemerintah terhadap kesejahteraan para buruh sekaligus mengenang pendahulu buruh yang berjuang menuntut perbaikan hak di masa sebelum.

Pergerakan menuntut hak-hak buruh dalam demonstrasi-demonstrasi besar, tak luput dari sosok atau tokoh populer yang kerap memimpin perjuangan. Berikut ini para tokoh yang dikenal dan populer, lewat perjuangannya memimpin pergerakan buruh di Indonesia.

Soerjopranoto

Sumber Foto: Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia

Kakak dari tokoh pendidikan Indonesia (Ki Hadjar Dewantara) ini diberi gelar “Raja Pemogokan” oleh Belanda karena gigihnya memimpin pemogokan, terutama kaum buruh. Beliau juga aktif memperjuangkan hak-hak pekerja pabrik. Pada tahun 1918-1919 soerjopranoto memimpin pekerja pabril melakukan aksi mogok kerja. Saat itu Soerjopranoto menyatakan bahwa kaum pekerja pabrik harus memiliki kebebasan dan persamaan dengan kaum yang lain.

Pergerakan Soerjopranoto berawal pada tahun 1914 ketika saat itu pimpinan Dinas Pertanian Wonosobo memecat Surjopranoto karena menjadi anggota Serikat Islam (SI), pemecatan tersebut dinilai tidak adil dan Surjopranoto pun protes. Saat itu juga minta berhenti dan bersumpah untuk selama-lamanya tidak lagi menjadi pegawai negeri. Surjopranoto kemudian mencurahkan perhatiannya untuk membela rakyat kecil yang tertindas terutama kaum buruh yang hanya menjual tenaga.

Lalu pada tahun 1915 Surjopranoto membentuk organisasi petani dan buruh yang diberi nama Barisan Buruh Adhi Dharma yang bergerak di bidang pendidikan dan ekonomi, meliputi koperaso, kesehatan dan bantuan hukum. Akhir tahun 1919 SI mendirikan Persatuan Perhimpunan Kaum Buruh (PPKB) dengan Ketua Semaun, Surjopranoto sebagai wakil dan Agus Salim sebagai Sekretaris, sebelumnya Surjopranoto sudah mendirikan persatuan buruh yakni Personel Fabriek Bond (PFB), aksi-aksi mogok Surjopranoto bertujuan menuntut kenaikan upah dan jaminan sosial. Tahun 1922 Surjopranoto memimpin pemogokan buruh Pegadaian, karena seorang pegawai Belanda menghina pegawai bumiputera yang pangkatnya lebih rendah.

Marsinah

Sumber Foto: Kompas.com

Marsinah adalah aktivis sekaligus buruh pabrik di PT.Catur Putera Surya (CPS), pabrik arloji di Siring, Porong, Jawa Timur. Dia dikenal sebagai motor pergerakan demonstrasi di tempatnya bekerja.

Para buruh yang dikomandoi Marsinah bersama rekan-rekannya itu, kemudian melakukan mogok total dan mengajukan 12 Tuntutan, yang salah satunya adalah kenaikan gaji dan tunjangan.

Pada tahun 1993 Marsinah dan rekan-rekannya melakukan mogok total dan mengajukan 12 Tuntutan, yang salah satunya adalah kenaikan upah dan tunjangan yang harusnya dibayar oleh perusahannya. Saat itu berdasarkan keputusan menteri (Kepmen) UMR jawa timur adalah Rp.2.250. Padahal faktanya pabrik arloji tempat marsinah bekerja hanya memberikan upah pada karyawannya sebesar Rp.1.700 per bulan. 

Selain menuntut kenaikan upah, Marsinah yang berperan sebagai pemimpin protes unjuk rasa. Juga menuntut beberapa hal lain, seperti kenaikan uang transport, tunjangan cuti haid, asuransi kesehatan, THR minta satu bulan gaji sesuai dengan himbauan pemerintah, dan uang makan ditambah. 

Namun, sayangnya akibat keberaniannya menyuarakan hak-hak tersebut. Marsinah kemudian diculik dan ditemukan 3 hari setelahnya dalam keadaan meninggal karena dibunuh orang yang tidak dikenal. Mayatnya ditemukan di hutan dusun jegong, dengan tanda-tanda penyiksaan berat di sekujur tubuhnya. 

Muchtar Pakpahan

Sumber Foto: suaraaktual.co

Muchtar Pakphan adalah pendiri sekaligus mantan Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), sebuah organisas serikat pekerja independen yang pertama di Indonesia pada tahun 1992.

Karena usahanya yang gigih untuk memperjuangkan kenaikan gaji buruh, Muchtar memperoleh berbagai penghargaan hak asasi manusia dari dunia internasional setidaknya ia tercatat sudah mendapatkan 8 pengharagaan internasional sepanjang hidupnya. Dan selama tahun 2003 hingga 2010, dirinya juga sempat menjabat Ketua Umum Partai Buruh Sosial Demokrat.

Said Iqbal

Sumber Foto: koranperdjoeangan.com

Said Iqbal adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Sebelumnya, dia merupakan Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang dikenal sebagai serikat buruh yang memiliki soliditas paling mumpuni.

Sejak tahun 1992, Said Iqbal turun menjadi aktivis buruh dan diangkat sebagai ketua umum serikat pekerja di perusahaan elektronik di Bekasi, Jawa Barat dan menjabat hingga saat ini. Said Iqbal juga mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) setelah reformasi.

Di Tahun 2013, Said Iqbal dianugerahi penghargaan internasional sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia, The Fese Elisabeth Velasquez Award oleh serikat pekerja Belanda. Penghargaan itu, Said Iqbal menyingkirkan 200 kandidat buruh sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia.

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Start a Conversation

Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp