Sosial Budaya

Mengingat Kembali Wayang Sebagai Identitas Budaya Nasional2 min read

Friday, 6 Nov 2015 | 18:49 WIB 2 min read

author:

Mengingat Kembali Wayang Sebagai Identitas Budaya Nasional2 min read

Reading Time: 2 minutes

PEMUDAFM.COM – Nah anak muda tau dong ya kalo Indonesia ini terkenal banget dengan keanekaragaman sejarah dan budayanya, salah satunya Wayang. Jika dalam bahasa Indonesia, wayang memiliki arti bayangan, lalu diadaptasi dalam bahasa Jawa dan kata bayangan berubah menjadi Wayang. Kalo dalam bahasa Inggris sih disebutnya shadow puppet theater. Ya jadi pertunjukan wayang sebenernya pertunjukan boneka, dimana pertunjukan boneka ini tidak hanya ada di Indonesia, negara lain juga banyak yang sering menyelengarakan pertunjukan boneka dan pastinya disesuaikan dengan budaya setempat.

Indonesia terdapat berbagai macam bentuk Wayang dengan memiliki pemaknaan dan sejarah serta keunikan tersendiri. Namun hanya beberapa jenis yang diketahui atau familiar di masyarakat Indonesia. Berbagai macam alasan yang menyebabkan kurangnya pengetahuan serta perhatian mengenai keberadaan Wayang sebagai salah satu identitas budaya khas Indonesia, salah satunya adalah kurangnya pemberitaan atau publikasi mengenai keberadaan Wayang saat ini. Artikel ini akan membahas mengenai 2 jenis wayang yang dimiliki masyarakat Indonesia Wayang Orang dan Wayang Potehi.

Wayang Orang
Diciptakan oleh Sultan Hamangkurat I di tahun 1731. Awalnya pertunjukan wayang ini hanya sekedar hiburan para bangsawan di empat istana Yogyakarta dan Surakarta. Namun sejalannya waktu pertunjukan wayang orang ini menyebar menjadi pertunjukan hiburan untuk rakyat.

Sesuai dengan namanya, wayang orang ini diperankan oleh manusia itu sendiri sebagai penganti boneka-boneka dari pembahasan sebelumnya. Para pemain atau para wayang orang yang berada di atas panggung harus di set sedemikian rupa dari sisi fisik agar karakter yang mereka bawakan semakin kuat, yaitu mereka harus menggunakan makeup karakter dan wardrobe yang beranekaragam dan tentunya harus sesuai karakter peran yang mereka bawakan.

Zaman semakin berkembang dan wayang pun mengalami perubahan serta beberapa penyesuaian, anak muda pasti tau dengan grup lawak yang mengusung konsep wayang orang yaitu Ketoprak dan Ludruk.

Wayang Potehi
Wayang yang ini pasti anak muda sering temui di tahun 90an, Wayang Potehi ini terbuat dari sumber yang alami juga sama dengan wayang lainnya yang berada di Indonesia terbuat dari bahan-bahan alami. Potehi berasal dari tiga kata yaitu, pou yang berarti kain, te yang artinya kantong dan hi yaitu wayang. Sehingga wayang potehi dapat diartikan sebagai wayang yang terbuat dari kain. Terjawabkan sekarang si wayang potehi terbuat dari apa. Oke next, sang dalang yang memainkan wayang ini harus memasukan tanganya ke dalam kantong kain yang tersedia untuk memainkannya, mudah kan? Beda dengan jenis wayang-wayang sebelumnya yang tulen dari Indonesia, wayang potehi masuk ke Indonesia itu melalui orang-orang Tioghoa yang merantau ke bumi nusantara cantik jelita ini, Indonesia.

Nggak hanya seputar wayang saja yang kamu harus tau mengenai Indonesia, masih banyak hal-hal lain di Nusantara yang harus kamu explore sebagai anak muda yang cinta damai dan pastinya cinta dengan Indonesia, ayo kita sama-sama terus melestarikan kebudayaan Indonesia. (Putri)

—–
Artikel ini merupakan ulasan dari program WAWANI – Warna Warni Indonesia, yang tayang setiap jam 17.00 sampai 19.00 WIB di Radio Pemuda FM.

Sumber gambar disini.

One Comment
  1. Public Speaking Surabaya [0821-4150-2649: Telkomsel]

    Harus di lestarikan budayanya

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.