Berita

Pendiri Facebook dan Istri Sumbang Rp 300 Miliar1 min read

Friday, 17 Oct 2014 | 12:44 WIB < 1 min read

author:

Pendiri Facebook dan Istri Sumbang Rp 300 Miliar1 min read

Reading Time: < 1 minute

PEMUDAFM.COM – Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg melalui akun Facebook resminya mengumumkan bahwa ia dan istrinya, Priscilla Chan, akan mendonasikan uang sejumlah 25 juta dollar AS (sekitar Rp 300 miliar) untuk memerangi wabah penyakit Ebola.

“Saya dan Priscilla (istri Zuckerberg) mendonasikan 25 juta dollar AS ke Centers for Disease Control Foundation untuk membantu memerangi Ebola,” demikian tulis Zuckerberg di akun Facebook-nya, Selasa (14/10/2014).

Dana sumbangan itu akan disalurkan ke Yayasan Centers for Disease Conrol (CDC) Foundation yang saat ini fokus melakukan penelitian untuk mencari obat penawar Ebola.

Menurut Zuck (panggilan akrab Zuckerberg) yang baru saja berkunjung ke Jakarta, epidemi penyakit Ebola sudah mencapai tahap yang kritis. Virus Ebola telah menginfeksi sekitar 8.400 orang dan menyebar sangat luas.

Diproyeksikan, virus itu akan menginfeksi 1 juta orang dalam beberapa bulan ke depan. Beberapa kasus pengidap Ebola juga telah ditemukan di AS dan negara-negara Eropa.

Zuck juga berpendapat bahwa penyebaran Ebola itu harus bisa dikontrol sedini mungkin, jangan sampai terlambat dan berakhir seperti virus HIV atau Polio yang menjadi krisis kesehatan global selama berpuluh-puluh tahun.

Tak lupa, Zuck juga memuji semua orang yang terlibat dalam memerangi virus Ebola. “Orang-orang seperti mereka yang berada di garis depan, membuka pusat perawatan, melatih staf lokal, dan mengidentifikasi kasus Ebola adalah orang yang bekerja secara heroik,” tulis Zuck.

Beberapa hari yang lalu, Zuck mengunjungi Indonesia dalam rangka mengkampanyekan program Internet.org. Di Indonesia, miliarder berusia 30 tahun ini berkunjung ke Candi Borobudur dan bertemu presiden terpilih Joko Widodo.

Sumber: Kompas.com

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.