Berita Musik

Iwan Hasan Simbolkan Bencana dengan Aransemen Meledak-ledak1 min read

Thursday, 13 Feb 2014 | 17:23 WIB < 1 min read

author:

Iwan Hasan Simbolkan Bencana dengan Aransemen Meledak-ledak1 min read

Reading Time: < 1 minute

Jakarta – Aransemen yang disebut meledak-meledak oleh Iwan Hasan menjadi suguhan sang gitaris ketika ia tampil membawakan lagu “Indonesia Pusaka” bersama kedua anaknya, Jessica (vokal) dan Derryl (gitar), dalam konser amal Dari Gitaris untuk Indonesia. Iwan sengaja mengaransemen karya Ismail Marzuki tersebut seperti itu.

“Saya aransemen dengan harp guitar 21 senar, yang (aransemen itu) kadang meledak-ledak, kadang diam. Itu kan di akhir liriknya, ‘tempat kita berlindung di hari tua’, jadi kita enggak bisa berlindung di hari tua kalau masyarakat tidak saling membantu,” tutur Iwan usai tampil dalam konser yang diselenggarakan oleh para gitaris Indonesia bersama Kompas Gramedia, di Bentara Budaya Jakarta, Rabu (12/2/2014) malam, itu.

Aransemen tersebut, menurut Iwan, mewakili bencana di Indonesia yang tak pernah terduga. “Itu melambangkan bencana yang kita hadapi sekarang, bencana enggak bisa ditebak datangnya. Makanya, tadi saya memainkan pola-pola yang enggak bisa ditebak,” jelasnya.

Berkait dengan penggalangan dana kemanusiaan yang berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp 1.729.595.200 untuk para korban bencana di seluruh Indonesia tersebut, Iwan mengaku sangat antusias. “Saya sih antusias, seru, kami kumpul dengan satu tujuan kemanusiaan. Ini sebagai bakti kita kepada Tuhan, untuk peduli terhadap sesama. Kalau kita dikasih talenta dari Tuhan bisa main gitar, ya itu yang bisa kita lakukan dan bisa kita nikmati,” tuturnya. Sumber: kompas.com

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.