Sate Susu: Sate Perekat Persatuan dan Toleransi antar Umat Beragama di Bali – Radio Pemuda FM – Radio Online Anak Muda Indonesia
Kuliner

Sate Susu: Sate Perekat Persatuan dan Toleransi antar Umat Beragama di Bali1 min read

Monday, 3 May 2021 | 17:43 WIB < 1 min read

author:

Sate Susu: Sate Perekat Persatuan dan Toleransi antar Umat Beragama di Bali1 min read

Reading Time: < 1 minute

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia dengan rasa dan aroma yang menggungah selera. Di indonesia, sate banyak dibuat dari berbagai jenis hewan seperti ayam, sapi ataupun kambing. Selain itu dari satu jenis hewan pun bisa menemukan sate yang dibuat dari anggota tubuh hewan tertentu seperti sate kulit ayam, sate hati kambing, sate paru sapi, sate jeroan, dan lain sebagainya.

Di Bali selain terkenal dengan adanya sate lilit yang khas, tetapi ternyata Bali masih mempunyai sate khas lainnya yang tidak boleh dilewatkan oleh para penggemar sate. Sate ini bernama sate susu, sate ini bukan sate daging sapi atau daging ayam yang dicampur dengan susu tetapi sate yang terbuat dari bagian susu (payudara) sapi yang direbus kemudian dipotong-potong, ditusuk lalu dibakar layaknya sate pada umumnya.

Sate susu memiliki cita rasa yang enak, kenyal dan berbeda dengan sate-sate pada umumnya, sehingga sangat wajar jika umat muslim di Bali menggemari sajian kuniler warisan budaya yang satu ini. Sate susu merupakat kuliner perekat persatuan dan toleransi antarwarga dan umat beragama di Bali. Semua orang dari berbagai suku, etnis, dan agama, terutama Muslim dan non-Muslim yang berdomisili di Denpasar dan sekitarnya sangat menyukainya.

Bumbunya pun terbilang unik tidak seperti bumbu sate pada umumnya yang terbuat dari saus kacang, sate susu memiliki bumbu yang berasal dari tepung beras yang dicampur dengan santan. Kemudian, bumbu tersebut dicampur lagi dengan aneka rempah-rempah, seperti kencur, cabai rawit, dan bawang putih. Dengan begitu, cita rasa yang dihasilkan dari sate susu adalah gurih pedas dengan karakter rempah yang terasa di lidah.

Dengan segala keunikannya, sate susu ini hanya dapat ditemukan pada saat Ramadhan di Kampung Jawa, Desa Warnasari, Denpasar Barat, Provinsi Bali. Di kawasan ini banyak orang yang menjajakan sate susu, biasanya akan ditemukan di gang samping Masjid Baiturrahmah, Denpasar.

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Start a Conversation

Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp