Berita

Kreatif! Teater KataK UMN Gelar Pentas Virtual “Paman Doblang” di Tengah Pandemi2 min read

Wednesday, 27 Jan 2021 | 4:26 WIB 2 min read

author:

Kreatif! Teater KataK UMN Gelar Pentas Virtual “Paman Doblang” di Tengah Pandemi2 min read

Reading Time: 2 minutes

Kabar baik datang dari karya seni teater! Sebab di tengah situasi pandemi ini tidak menjadi halangan untuk menggelar pentas seni teater dan memberikan tontonan kepada Anak Muda pertunjukan teater. Untuk itu, para penggiat teater semakin tertantang untuk tetap berkarya dan berinovasi dalam mewujudkan pementasan teater yang kreatif dan inovatif dengan menggelar pentas seni teater secara virtual.

Pementasan virtual ini digelar oleh anak muda kreatif dari Teater KataK yang merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bawah naungan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Teater KataK sendiri sudah berdiri sejak tahun 2009 dengan memiliki jumlah lebih dari 400 anggota aktif dan telah memproduksikan lebih dari 60 pementasan, baik yang berskala kecil maupun besar.

Pementasan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut teman-teman Kecebong (calon anggota KataK) yang mayoritas berasal dari mahasiswa baru UMN angkatan 2020. Pementasan yang berdurasi sekitar 2 jam ini bercerita mengenai kisah perjalanan Paman Doblang yang akhirnya mendekam di sel tikus akibat sikap dan tingkah lakunya yang mengesalkan. Hal ini membuat inspektur yang mengintrogasinya marah dan mengurungnya di sel tikus.

Kisah ini ternyata terinspirasi dari puisi yang berjudul “Paman Doblang” karya W.S. Rendra, yang diadaptasi pula menjadi lagu oleh Kantata Takwa. “Paman Doblang” mengambil peristiwa saat W.S. Rendra dipenjara dan setelah keluar dari penjara ia menulis puisi tersebut dan mengambil dua set waktu yaitu pada tahun 1978 dimana semakin maraknya demonstrasi dan pemberontakan pada pemerintahan orde baru serta tahun 1943 dikala masa penjajahan Jepang di Indonesia terkait dengan Romusha dan Ianfu.

Produksi pementasan “Paman Doblang” dipimpin langsung oleh Ita Cindy Tania dan disutradarai oleh Khenny Garcia. Lalu, dibantu dengan 19 pemain dan 258 kru dalam berbagai divisi artistik dan non artistik.

Setelah melakukan persiapan selama lima bulan yang panjang dan penuh adaptasi dengan situasi pandemi. Teater KataK akhirnya berhasil menggelar pementasan “Paman Doblang” dan tercatat bahwa pementasaan ini berhasil mengambil hati lebih dari 1449 penonton pada tanggal 23 Januari 2021 yang lalu.

Dan dengan berakhirnya pentas virtual “Paman Doblang”, Teater KataK berharap agar generasi bangsa Indonesia bisa terus berkarya dengan berlandaskan cinta Tanah Air dalam kehidupan.

”Semoga pementasan Inaugurasi “Paman Doblang” ini dapat menjadi hiburan bagi para penonton di rumah dan bisa menjadi penyemangat untuk semua orang agar tetap terus berkarya dan produktif. Meskipun berada dalam kondisi serba terbatas, jangan jadikan pandemi sebagai sebuah penghalang untuk tetap berkarya, tetapi jadikan itu sebagai pembentuk inovasi baru untuk dapat melangkah lebih jauh,” Ujar Ita Cindy Tania

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.