Event

Ertha Creation Universitas Mercu Buana Mengadakan Forum Group Discussion bertemakan “Ecolabel For Sustainability”3 min read

Friday, 17 Jan 2020 | 15:06 WIB 2 min read

author:

Ertha Creation Universitas Mercu Buana Mengadakan Forum Group Discussion bertemakan “Ecolabel For Sustainability”3 min read

Reading Time: 2 minutes

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Ertha Creationdari Mercu Buana mengadakan Forum Group Discussion “Ecolabel For Sustainability” pada Kamis (09/01/20) di Ballroom Hotel Ibis Harmoni Jakarta. Forum Group Discussion ini membahas beragam isu terhangat tentang produk yang sudah ada tanda FSC dan PEFC-IFCC, bahayanya sampah plastik bagi ekosistem laut dan lingkungan, cara mengolah sampah plastic, dan produk mana saja yang sudah dikategorikan ecolabel.

Forum Group Discussion ini melibatkan Mahasiswa, siswa, akademisi, dan Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan (Pustanglihut) ini dalam rangka mensosialisasikan produk ramah lingkungan kepada masyarakat. Event ini di hadiri Nurmayanti (Kabid Pusat Standarisasi Lingkungan dan Kehutanan), Herryadi (Direktur Lembaga Ekolabel Indonesia), Hartono Prabowo (FSCPerwakilan Indonesia), Aristia Hady Wanjaya (Program Manager Indonesia Dagang Hijau Sustainability Trade Initiative), Mayank Itami (Earth Hour Indonesia) sebagai pembicara. Serta Thya Said (Program Director I-A-M-JAGO) bertindak sebagai moderator.

Herryadi (Direktur Lembaga Ekolabel Indonesia) menjelaskan pasar global untuk sertifikasi tanda ecolabel dan memberi edukasi untuk membeli sesuatu yang perlu dan pilih yang baik olahannya dan bisa bertahan lama. Untuk mencapainya,masyarakat perlu tahu apa saja produk yang dibuat secara baik dan dapat bertahan lama, dengan melihat barang tersebut apakah ada tanda LEI, FSC, PEFC-IFCC pada produk. Untuk tanda FSC ini dilanjutkan detailnya oleh Hartono Prabowo (FSC Perwakilan Indonesia) bahwa saat ini terdapat 2juta hektar hutan yang tersertifikasi dengan standar FSC, baik hutan alam (HPH) maupun hutan rakyat. Luasannya akan meningkat hingga dua kali lipat dalam 3-4 tahun mendatang, termasuk dengan akan disertifikasinya beberapa perusahaan pengelola hutan alam dalam waktu dekat.

Presentasi dilanjutkanoleh Mayank Itami (Earth Hour Indonesia) bagaimana bahayanya sampah plastik bagi ekosistem laut maupun lingkungan sehari-hari. Maka dari itu diperlukan untuk melakukan pengurangan sampah plastik tersebut dengan cara membawa tas bahan setiap berbelanja, menggunakan sedotan stainlesssteel setiap menikmati minuman direstoran/kafe, membawa botol minum sendiri.

Selain itu Aristia Hady Wanjaya (Program Manager Indonesia Dagang Hijau Sustainability Trade Initiative) membahas tentang supply chain atau rantai pasok, bahwa produk yang kita pakai saat ini tidak begitu saja jadi namun ada rangkaian panjang yang bahan dasarnya perlu dilihat apakah ecolabel atau tidak. Penutup presentasi terakhir dilanjutkan oleh Nurmayanti (Kabid Pusat Standarisasi Lingkungan dan Kehutanan) yang menginformasikan serta meningkatkan awareness masyarakat untuk memilih sampah yang dapat di daurulang dan pengurangan sampah plastik dilingkungan. Bukan hanya itu saja, beliau juga menjelaskan kriteria ecolabel yang sudah terdaftar nasional.

Sebagai sebuah ForumGroup Discussion, acara dilanjutkan dengan adanya pertanyaan yang diberikan oleh narasumber kepada para peserta yang sudah duduk berkelompok. Setelah diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi, setiap kelompok wajib menyampaikan jawabannya kedepan narasumber. Dan Sesi untuk Forum Group Discussion berakhir

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.