Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Danau Tolire: Menikmati Dua Pemandangan dalam Satu Penglihatan di Ternate

admin Rabu, 23 Mar 2016 | 10:06 WIB 0 341 Views
Danau Tolire: Menikmati Dua Pemandangan dalam Satu Penglihatan di Ternate

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Danau Tolire adalah danau yang berlokasi di Pulau Ternate, Provinsi Maluku Utara. Danau ini berada di bawah kaki Gunung Gamalama yaitu gunung api tertinggi di Maluku Utara. Danau Tolire terdiri dari dua danau yaitu Danau Tolire Kecil (ici) dan Danau Tolire Besar (lamo). Jarak antar kedua danau tersebut hanya sekitar 200 meter saja.

Danau Tolire biasa disebut juga Tolire Gam Jaha yang artinya ‘lubang kampung tenggelam’. Menurut cerita masyarakat, Danau Tolire terbentuk saat gempa melanda akibat erupsi Gunung Gamalama pada 1775. Saat itu, guncangan bumi yang kuat terjadi tepat di sebuah desa bernama Desa Soela Takomi dan menimbulkan letusan uap panas menyertai erupsi sehingga desa tersebut terbenam ke bawah bumi seiring terbentuknya dua dua danau tersebut. Ada juga masyarakat yang berpendapat bahwa munculnya danau ini karena dikutuk oleh penguasa alam semesta karena salah seorang ayah di kampung itu menghamili anak gadisnya sendiri. Saat ayah dan anak gadisnya yang dihamilinya itu akan melarikan diri ke luar kampung, tiba-tiba tanah tempat mereka berdiri anjlok dan berubah menjadi danau. Danau Tolire Besar dipercaya sebagai tempat si ayah. Sedangkan Danau Tolire Kecil diyakini sebagai tempat si gadis.

Danau ini menjadi habitat banyak ikan dan burung namun warga sekitar tidak berani mengambil atau berburu di sekitarnya karena mereka meyakini bahwa danau yang airnya berwarna coklat kekuning-kuningan itu, dihuni oleh banyak buaya siluman yang hanya sesekali menampakkan diri di permukaan tengah danau dan tidak semua orang bisa melihat kehadirannya.

Danau Tolire bagi masyarakat Ternate sendiri dipercaya sebagai tempat membuang harta berharga penduduk Ternate yang dahulu coba dirampas tentara Portugis. Konon ada pula cerita berkembang bahwa harta tersebut memang diatur pihak Kesultanan Ternate untuk disimpan di dasar danau agar tidak bisa ditemukan tentara Portugis.

Danau Tolire Besar memiliki keunikannya tersendiri. Danau ini menyerupai loyang raksasa dan ketika kita melempar sesuatu ke danau, bagaimanapun kuatnya lemparan dengan menggunakan batu atau benda lain, tidak akan pernah menyentuh air danau. Padahal saat melempar dari pinggir atas danau, air danau terlihat berada di bawah kaki si pelempar.

Karena rasa penasaran para pengunjung yang datang ke danau Tolire akan cerita melempar batu tersebut. Maka ada kegiatan khusus bagi pengunjung untuk melempar batu beberapa butir dari atas area pandang ke bawah permukaan danau. Kabarnya hanya sebagian mampu melempar batu dan jatuh di permukaan airnya. Dan batu-batu tersebut dijual di sekitar area tersebut seharga Rp1.000,- untuk lima butir.

Selain banyaknya cerita cerita yang beredar di masyarakat ternate tentang sebab muncul hingga cerita mistis didalamnya, kita bisa menikmati panorama danau yang mirip mangkuk raksasa ini beragam burung yang terbang di atasnya. Sekaligus kita bisa menikmati gunung gamalama yang berada dekat dengan danau tolire. Dan sejumlah benteng peninggalan Portugis serta makan Sultan Babullah, Sultan Ternate yang paling terkenal yang terdapat di jalan menuju danau tersebut. (Fariz)

Berikan Komentar: