Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Tradisi Unik dan Menyakitkan Dibalik Kecantikan Wanita Mentawai

admin Tuesday, 25 Jul 2017 | 10:39 WIB 0 210 Views

radio online indonesia
PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Seringkali kita mendengar tradisi-tradisi unik yang tersebar dari berbagai macam daerah di Indonesia. Tradisi-tradisi unik itu tak jarang sering menyita perhatian baik dari kalangan turis asing maupun lokal yang datang hanya untuk melihat tradisi unik tersebut. Di era seperti sekarang ini, biasanya para wanita sibuk mempercantik diri mereka dengan cara mengubah gaya rambut, memutihkan kulit, dan lain sebagainya. Berbeda dengan para wanita di Suku Mentawai yang memiliki persepsi kecantikan jauh berbeda dengan wanita-wanita modern.

Ada hal unik yang mereka lakukan untuk mempercantik diri. Anak muda pasti pernah mendengar tentang upacara potong gigi yang ada di Bali bukan? namun, dalam artikel ini yang akan kita bahas adalah : Tradisi kerik gigi yang dilakukan oleh wanita Mentawai Sumatra Barat untuk mempercantik diri dalam menarik perhatian lawan jenis.

Mendengarnya saja sebenarnya sudah membuat kita merinding, apalagi jika kita melihat dan merasakannya langsung. Tetapi, inilah yang dilakukan oleh wanita-wanita di Suku Mentawai. Mereka wajib melakukan tradisi yang sudah ada sejak jaman nenek moyang mereka sebagai simbol mencapai kedewasaan. Para wanita Suku Mentawai melakukan ritual ini dengan tujuan agar mereka terlihat cantik dan menarik bagi kaum pria disekitarnya.

Karena menurut kepercayaannya, bila wanita yang beranjak dewasa akan lebih terlihat cantik jika memilki bentuk gigi yang runcing. Wanita dengan gigi runcing akan lebih digilai pria-pria di sekitarnya serta membawa pada keindahan hakiki dimata lawan jenisnya. Meskipun prosesi kerik gigi terasa menyakitkan tetapi para wanita Mentawai akan tetap melanjutkannya sebagai bagian dari identitas perjalanan. Yang menyakitkan adalah karena dalam prosesnya tanpa pembiusan (anastesi) bahkan alat yang digunakan tanpa dilakukan sterilisasi.

Tradisi ini biasanya dilakukan oleh pimpinan adat, gigi mereka dikerik dengan sebuah alat berupa besi atau kayu yang sudah diasah hingga tajam. Bisa dibayangkan anak muda betapa menyakitkannya tradisi ini. Tidak hanya untuk menambah kecantikan, dengan memodifikasi gigi seperti hiu tradisi ini disebut juga sebagai pengantar jiwa Gadis Mentawai menuju Kedamaian. Suku Mentawai beranggapan bahwa pesona kecantikan Gadis Mentawai muncul dari keyakinan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan dan keinginan jiwa harus sejalan dengan bentuk tubuh mereka.

Setiap langkah akan menghadirkan pesona bagi lelaki yang memandangnya. Mereka percaya bahwa pada manusia memiliki dua wujud, arwah dan tubuh yang dapat binasa. Seorang manusia selalu ada dalam ancaman akan terkena penyakit dan ditarik ke dunia lain jika jiwa mereka tidak puas dengan penampilan fisik. Karena itu, menurut mereka mempercantik tubuh dengan dekorasi permanen seperti tattoo atau modifikasi gigi dilakukan dalam upaya agar jiwa mereka bahagia dan mereka pun berumur panjang.

Bagaimana anak muda, tertarik kah untuk mencoba kerik gigi seperti wanita Suku Mentawai dalam upaya mempercantik diri? (Zulfa)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: