Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Pesona Lava Biru Kawah Ijen

admin Wednesday, 12 Oct 2016 | 13:14 WIB 0 313 Views
Pesona Lava Biru Kawah Ijen

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Indonesia memang memiliki banyak sekali kekayaan alam, mulai dari lautan luas, pantai yang indah, hutan paru-paru dunia, hingga gunung berapi yang termasuk dalam deretan Ring of Fire. Indonesia merupakan serpihan surga di Bumi, menyajikan banyak pesona pemandangan alam terindah di dunia. Salah satu gunung berapi yang aktif dan cukup unik adalah Gunung Ijen. Gunung Ijen sendiri berada di daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Di Gunung Ijen tersebut terdapat Kawah Ijen yang tidak hanya indah, tapi juga unik. Dan spesial untuk dikunjungi karena di dunia hanya ada dua fenomena yang terjadi seperti ini dan salah satunya ada di Indonesia. Berbeda dengan lava yang biasanya tampak merah menyala, lava yang menyembur dari Kawah Ijen ini berwarna biru terang yang menjadi daya tarik sendiri dan mengundang para petualang untuk menyaksikannya dari jarak yang cukup dekat. Walaupun menyembur dari gunung api yang masih aktif, mereka tampaknya tidak takut, malah terlihat takjub dengan keindahan lava biru yang memang mempesona tersebut.

Warna Biru pada lava tersebut dikarenakan campuran gas belerang di sekitar area kawah. Pembakaran gas belerang yang terjadi kontak langsung dengan udara pada suhu panas di atas 360 derajat celcius, akan menghasilkan lava dengan warna unik dan indah tersebut. Bahkan pada Kawah Ijen, gas belerang dengan kuantitas besar, bertekanan tinggi dan suhu luar biasa, yang terkadang bisa mencapai lebih dari 600 derajat celcius keluar bersama dengan lava tersebut.

Pada saat terjadi kontak langsung dengan oxyigen di udara dan dipicu oleh lava, belerang akan mudah terbakar dan memicu api yang berwarna Biru. Sehingga membuatnya tampak seolah-olah lava berwarna Biru mengalir di gunung.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Ijen adalah di musim kemarau pada bulan Juli sampai September. Pada musim hujan sangat bahaya untuk mendaki karena jalanannya licin. Saat terbaik untuk mendaki gunung pukul 05.000 sampai 06.00 WIB karena di pagi hari matahari belum bersinar terik dan lama perjalanan untuk naik dan turun gunung sekitar empat jam. Pemandangan di pagi hari lebih indah karena banyak kabut yang menyelumuti gunung dan uap belerang belum berbau.

Api biru hanya dapat dilihat pada dini hari di Kawah Ijen, yaitu pada pukul 01.00-02.00, sebelum matahari terbit. Puncak momen keindahan Kawah Ijen terletak pada saat matahari sedang berada di belahan bumi lainnya. Warna terang ini berasal dari tingginya suhu yang ada di kawah tersebut.

Selain lava birunya yang unik dan spektakuler, para petualang yang mengunjungi Gunung Ijen juga bisa menikmati pemandangan para pekerja yang menambang sulfur langsung dari dasar kawah. Para pekerja ini tampak tenang dan bekerja dengan nyaman, padahal sesungguhnya mereka bekerja di lokasi yang sangat berbahaya dan beracun.

Para pekerja ini menambang sulfur (belerang) tanpa perangkat keamanan yang memadai. Hanya dengan bekal alat besi dan keranjang bambu mereka menambang sulfur demi menghidupi keluarga mereka di rumah. Hasil yang tidak seberapa ternyata tidak menyurutkan nyali mereka untuk menghadapi risiko besar setiap hari. (Fariz)

Foto: Kaskus

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: