Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Mengintip Keunikan Atraksi Seni “Bambu Gila” di Maluku

admin Sunday, 30 Oct 2016 | 11:27 WIB 2 280 Views
Mengintip Keunikan Atraksi Seni “Bambu Gila” di Maluku

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Di masyarakat maluku terdapat sebuah kesenian unik yang berhubungan erat dengan nuansa mistis, kesenian tersebut mempunyai nama asli Baramasewel atau yang lebih dikenal dengan Bambu Gila yang tersebar di Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara. Di Provinsi Maluku, atraksi bernuansa mistis tersebut dapat dijumpai di dua desa yaitu Desa Liang, Kecamatan Salahatu dan Desa Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Sementara di Provinsi Maluku Utara terdapat di beberapa daerah di Kota Ternate dan sekitarnya.

Tradisi Bambu Gila telah masuk ke wilayah Maluku dan dikenal secara luas jauh sebelum terjadinya penyebaran agama Islam dan Kristen di tanah Maluku. Pada saat itu masyarakat Maluku masih mengenal Animisme dan Dinamisme dalam kehidupan spiritual mereka. Sehingga mereka masih akrab dengan berbagai ritual untuk para leluhur dan mempercayai adanya roh gaib.

Konon Bambu Gila ini dulunya tidak hanya dilakukan sebagai atraksi atau hiburan, Bambu Gila juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di sana. Terutama pada pekerjaan yang terkesan berat seperti memindahkan kapal, menarik kapal, bahkan untuk melawan para musuh saat perang. Namun seiring dengan masuknya agama Islam dan Kristen di Maluku, tradisi tersebut lebih difungsikan sebagai atraksi seni atau hiburan rakyat dan dipertahankan hingga sekarang.

Kesenian Bambu Gila ini biasanya dibawakan oleh para laki-laki yang terdiri 7 orang dan 1 orang bertindak sebagai pawang. Pawang ini nantinya akan bertugas membacakan mantra, memasukan roh ke dalam bambu, dan menjinakkannya. Bambu yang digunakan dalam kesenian ini tentu bukan bambu sembarangan dan harus memiliki karakteristik khusus. karena bambu yang diambil dan akan digunakan tersebut haruslah diambil dari hutan tertentu dan melalui sebuah ritual khusus. Pada umumnya bambu yang dipilih adalah bambu dengan diameter sebesar 8-10 cm dan memiliki panjang sekitar 3 meter lebih. Pada kedua ujung bambu tersebut akan diikatkan sebuah kain. Di dalam prakteknya, bambu ini akan diperlakukan sebagaimana layaknya seorang manusia.

Dalam pertunjukan Bambu Gila biasanya diawali dengan ritual seperti membakar kemenyan dan membacakan mantra oleh pawang. Kemudian asap dari kemenyan tersebut dihembuskan pada bilah bambu yang dibawa oleh para pemain. Proses ini dilakukan untuk mengundang roh gaib untuk masuk dan menggerakan bambu Seusai memanterai bambu, pawang kemudian berteriak “Gila, Gila, Gila” dan atraksi Bambu Gila pun dimulai. Tubuh para pemain akan terombang – ambing kesana kemari, bahkan terkadang sampai jatuh bangun, akibat mengendalikan gerak liar Bambu Gila. semakin cepat irama musik pengiring yang keluar dari tambur tradisional Maluku atau Tifa juga membuat bambu semakin liar dalam bergerak.

Dalam menahan gerakan mistis bambu gila dibutuhkan kekuatan bersama untuk mengendalikan bambu gila. Hal tersebut merupakan sebuah simbol dari nilai kebersamaan yang harus tetap terjaga, di mana gerakan kaki yang serempak dan penuh dengan kekuatan menunjukkan semangat gotong royong dalam kehidupan rakyat Maluku yang disebut Masohi. Pada dasarnya, makna inilah yang seharusnya lebih ditonjolkan dalam tarian Bambu Gila dan menjadi nilai-nilai positif yang harus tetap dijaga.

Kesenian Bambu Gila ini masih terus dilestarikan dan dikembangkan hingga sekarang. Berbagai kreasi dan variasi juga sering ditambahkan pada setiap pertunjukannya agar terlihat menarik, namun tidak meninggalkan keaslian dan ciri khasnya. Kesenian Bambu Gila masih sering ditampilkan di berbagai acara, baik adat maupun hiburan. Selain itu kesenian ini juga sering ditampilkan di berbagai acara budaya seperti festival budaya dan promosi pariwisata di Maluku. (Fariz)

line at radio pemuda fm

2 Komentar »

  1. Krim HN Asli Tuesday, 8 Nov 2016 | 6:48 WIB at 6:48 WIB - Reply

    kesenian bambu di maluku ini memang sangat menarik, saya ingat pernah di kasih videonya sama saudara saya.. dan memang lumayan gila

    • admin Sunday, 13 Nov 2016 | 9:12 WIB at 9:12 WIB - Reply

      Kami belum pernah lihat secara langsung, kepengen langsung liat

Berikan Komentar: