Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Menelisik Sejarah dan Pro Kontra Lomba Panjat Pinang

admin Selasa, 16 Agu 2016 | 12:50 WIB 0 298 Views
Menelisik Sejarah dan Pro Kontra Lomba Panjat Pinang

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Peringatan HUT RI yang akan datang nanti biasanya selalu ada lomba – lomba yang di gelar oleh sekolahan, instansi, atau masyarakat di setiap desa atau kampung. Permainan panjat pinang menjadi salah satu perlombaan khas memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan setiap tahun.

Tata cara Lomba Panjat Pinang yaitu sebuah pohon Pinang yang cukup besar dan tinggi dibersihkan bahkan di amplas sampai halus lalu batangnya di beri pelumas oleh panitia perlombaan. Dibagian atas atau puncak pinang tersebut di beri berbagai macam hadiah yang menarik. Para peserta kemudian berlomba untuk mendapat hadiah dengan cara memanjat batang pohon pinang tersebut.

Karena batang pohon pinang tersebut licin oleh pelumas, biasanya para pemanjat sering kali jatuh. Taktik atau strategi dalam satu kelompok peserta lomba inilah yang jadi kunci keberhasilan untuk mencapai puncak. Hadiah yang diperoleh setelah sampai di puncak batang pohon pinang tersebut biasanya akan dibagikan ke semua peserta di kelompoknya.

Selain itu panjat pinang juga ternyata mempunyai asal usul dan sejarah yang cukup panjang, yang mungkin banyak diantara kita terlebih lagi generasi muda masa kini yang belum mengetahui asal muasal dan sejarah panjat pinang tersebut. Panjat pinang berasal sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Lomba panjat pinang diadakan oleh orang-orang Belanda jika sedang mengadakan acara besar seperti hajatan, pernikahan, dan lain sebagainya. Namun yang mengikuti lomba ini adalah orang-orang pribumi yang menjadi peserta dalam panjat pinang tersebut. Berbagai hadiah pun sudah disiapkan yang nantinya akan diperebutkan oleh peserta panjat pinang.

Hadiah biasanya berupa bahan makanan seperti keju, gula, serta pakaian seperti kemeja, maklum karena di kalangan pribumi barang-barang seperti ini termasuk mewah kala itu. Sementara orang pribumi bersusah payah untuk memperebutkan hadiah, orang-orang Belanda hanya menonton sambil tertawa terbahak-bahak melihat perjuangan kaum pribumi yang ikut panjat pinang. Intinya, panjat pinang ini dianggap sebagai hiburan sekaligus lelucon bagi orang-orang Belanda pada waktu itu. Bahkan peraturan panjat pinang ini tidak berubah dari dulu hingga sekarang.

Perlombaan panjat pinang memang menjadi Pro Kontra. Di satu pihak berpendapat bahwa sebaiknya perlombaan panjat pinang ini dihentikan karena dianggap melecehkan bangsa Indonesia. Sementara pihak lain menganggap ada nilai luhur dalam perlombaan ini, seperti kerja keras, pantang menyerah, kerjasama kelompok atau gotong royong. sama hal dalam perjuangan rakyat Indonesia yang bersatu dan pantang menyerah menghadapi belanda demi kemerdekaan Indonesia. Jadi walaupun ada Pro Kontra di dalamnya perlombaan panjat pinang masih menjadi daya tarik dalam merakayan HUT RI oleh masyarakat. (Fariz)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: