Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Luweng Ombo Pacitan, Gua terdalam Di Pulau Jawa

admin Wednesday, 27 Apr 2016 | 13:32 WIB 0 449 Views
Luweng Ombo Pacitan, Gua terdalam Di Pulau Jawa

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Kata “luweng” merupakan bahasa Jawa yang bisa diartikan sumuran atau berarti gua vertikal. Untuk membayangkan Luweng Ombo mempunyai titik terdalamnya sekitar 120 meter dan diameter lubang atas-nya sekitar 50 meter. Semakin ke bawah diameternya semakin melebar lagi mencapai di sekitar 170 meter.
Jika anak muda sesekali melihat dari atas melalui Google Earth, Luweng Ombo akan nampak seperti lubang hitam di atas bumi. Dan jika dibayangkan Luweng Ombo ini sebagai sumur, sumur yang sangat besar sekali dan tentunya juga dalam sekali.

Ada dua teori yang menjelasakan bagaimana terbentuknya gua Luweng Ombo, yaitu: Jika ditinjau dari Speleologi (ilmu yang mempelajari tentang gua) terbentuknya Luweng Ombo terjadi karena Collapse Sink atau runtuhnya atap gua karena erosi pada dinding batu kapur akibat proses kimiawi. Teori ini bisa dibuktikan karena adanya material runtuhan yang masih banyak dijumpai di dasar Luweng Ombo yang membentuk sebuah bukit kecil. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Luweng Ombo awalnya bukanlah gua vertikal, melainkan sebuah gua horisontal atau sungai bawah tanah yang mengalami Collapse Sink. Sedangkan dari sisi geologi, gua Luweng Ombo terbentuk dari pengangkatan batu gamping dari dasar laut sekitar 1,8 juta tahun yang lalu. Berdasarkan keunikan geologinya Luweng ombo tercatat sebagai salah satu geosite dari Geopark Gunung sewu area Pacitan.

Jika memasuki dasar dari Luweng Ombo maka kamu seakan diajak untuk memasuki sebuah dunia tersendiri yang terpisah dari dunia luar. Terbatasnya sinar matahari membuat dasar gua menjadi lembab, sehingga pertumbuhan vegetasinya berbeda dengan vegetasi yang ada di atas gua. Bahkan di musim kemarau sekalipun saat vegetasi di atas gua terlihat mengering, vegetasi di dasar gua tetap menghijau. Vegetasi di dasar gua Luweng Ombo kebanyakan berupa lumut-lumutan, paku-pakuan, tanaman sulur, semak dan didapati juga beberapa tanaman kayu.

Untuk masuk ke Luweng Ombo, tentunya harus menggunakan peralatan khusus. Selain itu juga harus didukung dengan penguasaan ilmu dan teknik penelusuran gua vertikal. Dan tentu saja kemampuan fisik serta nyali yang besar. Dari beberapa ekspedisi yang pernah ke dasar Luweng ombo, untuk turun sampai dasar menggunakan peralatan SRT (single Rope Technique) membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Sedangkan untuk naiknya lebih berat lagi, karena bisa sampai satu jam lebih bahkan ada yang pernah sampai 4 jam.
Karena kesulitan dan medan yang berat berat hanya untuk sekedar sampai ke dasar gua, membuat Luweng Ombo dikategorikan sebagai obyek minat khusus yang beresiko tinggi. Sehingga tidak sembarang orang boleh masuk kesini. Hanya orang-orang khusus yang berkompeten dan didukung peralatan khusus yang diperbolehkan masuk gua ini. Tentunya juga harus dengan izin dari instansi terkait.

Untuk anak muda yang mempunyai kemampuan dan nyali besar serta ingin merasakan sensasi dari Luweng Ombo ini, kalian bisa menuju luweng ombo dengan akses paling mudah yaitu dari ruas jalan Pacitan- Yogya. Jika dari arah Pacitan, sesampainya di pertigaan Bleruk (persimpangan jalan Pacitan-Solo dengan Pacitan –Yogya) belok kiri mengikuti jalur ke Yogya. Nanti ada pertigaan dengan penunjuk arah ke Kalak. Ikuti sesuai penunjuk arah tersebut sampai mememui gapura Desa kalak. Nah dari gapura ini sekitar 200 meter sampailah di lokasi Gua Luweng Ombo. Letak guanya hanya sekitar 20 meter dari jalan. Disitu sudah dibangun shelter untuk penelusur gua.

Gua Luweng Ombo Pacitan memang bukanlah obyek wisata untuk umum karena tingkat kesulitannya yang tinggi. Tetapi justru inilah daya tarik utamanya, terutama bagi kalangan peneliti, ilmuwan, penelusur gua, pecinta alam maupun penggiat high risk activity lainnya. (Fariz)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: