Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Inilah 5 Perang Yang Membawa Indonesia Merdeka 100%

admin Monday, 27 Nov 2017 | 12:24 WIB 0 4 Views
Inilah 5 Perang Yang Membawa Indonesia Merdeka 100%

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Jauh sebelum negara Indonesia merdeka dan mendeklarasikan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dahulu Indonesia merupakan kumpulan dari kerajaan kerajaan. Perjalanan untuk Indonesia merdeka dilalui dengan susah payah, kerajaan nusantara harus melalui perang panjang dengan penjajah, tidak cuma sekali perang tapi berkali kali perang yang harus dihadapi, Mulai dari perang yang paling kecil ruang lingkupnya hingga perang yang paling banyak menjatuhkan banyak jiwa pahlawan kita. Nah berikut ini 5 perang terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.

1. Penyerbuan Batavia (1628-1629)

Perang Ini terjadi akibat Sultan Agung yang merupakan raja Mataram sangat geram dengan ulah para VOC yang berada di Batavia pada saat itu. VOC dianggap merugikan karena menghalangi kapal dagang yang masuk, tidak mengakui kedaulatan kerajaan Mataram, dan tindakan monopoli yang dilakukannya. Akhirnya Sultan Agung mengirim banyak sekali pasukan untuk menyerang Batavia yang saat itu masih dipimpin oleh J.P. Coen.

Pada serangan ini Belanda memenangkan peperangan. Banyak tentara dari Sultan Agung meninggal akibat kolera dan malaria. Meski kalah, Sultan Agung dan para tentaranya berhasil mencemari Sungai Ciliwung dengan limbah yang sangat mengerikan. Akibatnya penduduk di Jakarta banyak yang mengalami Kolera. Termasuk J.P. Coen yang menjadi Gubernur Jendral di sana.

2. Perang Jawa (1741-1743)

Perang jawa merupakan perang paling besar yang pernah terjadi pada masa kolonial belanda. Perang ini melibatkan tentara Jawa dan pada tentara Tionghoa yang tidak tahan dengan aksi para tentara Belanda di Batavia. Belanda berhasil menewaskan para etnis tionghoa yang berjumlah sekitar 10.000 jiwa dalam waktu hanya 2 minggu saja. Kemarahan ini akhirnya menyebar ke seluruh wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perang akhirnya berkecamuk di mana-mana. Belanda hanya memiliki 3.400 tentara tetapi mereka bersenjata lengkap sementara tentang kita hanya menggunakan seadanya meskipun jumlah pasukannya 23.000. Hasil akhir dari perang besar ini membuat kerajaan-kerajaan di Jawa mulai dikuasai oleh belanda dan pihak belanda juga mengalami kerugian yang besar.

3. Perang Diponegoro (1825-1830)

Perang Diponegoro biasanya sering disebut sebagai Perang Jawa Jilid II, tapi kekuatan perang kali ini jauh lebih dahsyat dan dua kali lebih parah dibandingkan dengan perang jawa. Ada sekitar 100. 000 tentara yang berada di Bawah Pangeran Diponegoro menyerang dengan sangat mengerikan. Pihak Belanda dan dibantu oleh para orang Jawa murtad mencegah perang ini semakin hebat meski akhirnya gagal. Perang akhirnya berjalan selama lima tahun penuh.

Perang ini mengakibatkan 200.000 jiwa menjadi korban termasuk dari pihak Belanda hanya ada 8.000 korban saja. Perang akhirnya dimenangkan Belanda dan pihak yang pro dengan mereka. Meski dimenangkan oleh Belanda, perang ini memberikan kerugian yang teramat besar. Walupun dimenangkan oleh Belanda, perang ini memberikan kerugian yang teramat besar. Bahkan membuat Belanda harus tekor dan mencari siasat untuk menutup kerugian. Akhirnya di bawah kekuasaan Johannes van den Bosch, tanam paksa diluncurkan. Penduduk di Pulau Jawa jadi semakin menderita.

4. Perang 10 November 1945

Perang ini merupakan perang terpanas yang pernah terjadi di Indonesia. Berlokasi di Surabaya, perang ini melibatkan para arek-arek Suroboyo (anak-anak Surabaya) dan juga pasukan Belanda dan Inggris. Mereka ingin Belanda dan Inggris pergi dan mengakui kedaulatan Indonesia secara penuh. Sayangnya apa yang jadi kemauan rakyat Indonesia ini justru ditolak. Akhirnya pertempuran di Surabaya tak bisa dihindari lagi.

Perang ini adalah perang pertama setelah Indonesia melangsungkan proklamasi kemerdekaan Indonesia dan di perang ini ada peristiwa ketika arek-arek Suroboyo merobek bagian biru dari bendera Belanda di atas Hotel Yamato.

5. Serangan Umum 1 Maret 1949

Serangan ini adalah serangan terdahsyat yang dilakukan oleh Indonesia terhadap pasukan Belanda. Bertempat di Yogyakarta, perang ini membuat para Belanda kalang kabut dan bingung sendiri. Pada serangan ini pun Belanda memang menang secara mutlak. Namun Indonesia juga menang meski harus mengorbankan banyak sekali nyawa. Dari perang ini pula yang membuat dunia internasional mengakui kedaulatan Indonesia. Bahkan Belanda langsung menarik seluruh tentaranya untuk mundur dari Indonesia untuk selama-lamanya. Dan sejak saat itu kedaulatan Indonesia benar-benar diakui oleh dunia.

Jadi itulah 5 perang besar yang pernah terjadi di Indonesia, meskipun sudah tidak ada perang seperti diatas. kita sebagai anak muda memiliki hutang besar untuk para pahlawan Indonesia yang merebut dan mempertahankan kemerdekaa Indonesia, oleh karena itu sebaiknya kita harus tetap menjaga kehormatan Negara kita dengan terus berbuat karya yang dapat membanggakan Indonesia. (Fariz)

Berikan Komentar: