Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Inilah 5 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

admin Wednesday, 15 Mar 2017 | 13:18 WIB 0 144 Views


PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Indonesia terkenal dengan berbagai kebudayaan yang menjadi ciri khas negara agraris ini. Kebudayaan tersebut meliputi suku, tarian, bahasa, adat istiadat, lagu, sampai alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara sederhana. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata yang mampu menarik banyak wisatawan mancanegara untuk singgah sejenak menikmati beragam kebudayaan yang ada.

Banyak wisatawan yang datang ke Indonesia bukan hanya untuk berlibur, namun kesempatan itu juga dipergunakan untuk mempelajari kebudayaan asli Indonesia. Salah satu budaya yang diminati wisatawan lokal dan mancanegara ialah alat musik tradisionalnya. Tak hanya menarik, alat musik ini mampu ‘membius’ hati dan pikiran melalui alunan bunyi yang dihasilkannya.

Rupanya, berbagai alat musik tradisional Indonesia sudah dikenal masyarakat dunia. Terbukti, banyak wisatawan mancanegara yang mengetahui alat musik ini dan berniat untuk mempelajarinya jika berkunjung ke Indonesia. Mengapa demikian? Karena alat musik tradisional Indonesia memiliki suara yang unik dan khas. Mau tahu alat musik apa saja yang berhasil mendunia? Ini dia rangkumannya khusus untuk kalian.

1. Angklung

Siapa yang tak mengenal angklung saat ini? Alat musik tradisional asli dari tanah Sunda Jawa Barat memiliki nada ganda yang terbuat dari bambu. Alat musik ini dimainkan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar. Bunyi yang dihasilkan berasal dari getaran benturan badan pipa bambu. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010. Angklung pun kini banyak jenisnya yang tersebar di Indonesia.

2. Gamelan

Kedua adalah alat musik tradisional dari tanah Jawa bernama Gamelan. Gamelan ini berasal dari kata “Gamel” yang berarti memukul atau menabuh seperti cara memainkannya. Kemunculan gamelan didahului dengan budaya Hindu-Budha yang mendominasi Indonesia pada awal masa pencatatan sejarah, yang juga mewakili seni asli indonesia. Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini pada zaman Kerajaan Majapahit.

Dalam perbedaannya dengan musik India, satu-satunya dampak ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanikannya. Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh Sang Hyang Guru pada Era Saka, dewa yang menguasai seluruh tanah Jawa, dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa. Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, lalu akhirnya terbentuk set gamelan.

3. Kecapi

Kemudian, ada kecapi yang berasal dari Jawa Barat. Cara memainkan kecapi ini dengan cara dipetik. Ada 2 jenis kecapi, yakni kecapi perahu dan kecapi siter. Kecapi ini merupakan alat musik utama dalam tembang sunda atau sering disebut juga mamaos cinjuran yang memiliki tanda nada Da, Mi, Na, Ti dan La. Kecapi Perahu berbentuk seperti perahu, sedangkan kecapi Siter berbentuk trapesium. Kecapi Siter serupa dengan kecapi perahu yang memiliki lubang-lubang dibagian bawah

4. Sasando

Selanjutnya ada alat musik bernama Sasando yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik serupa dengan kecapi dan memiliki bentuk yang unik. Alat musik ini terbuat dari bambu yang berbentuk tabung, dan di tengahnya melikar dari atas ke bawah senar-senar yang direntangkan di tabung, lalu tabung sasando di taruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari daun lontar yang berbentuk kipas

5. Saluang

Terakhir, alat musik tradisional yang berhasil mendunia bernama saluang. Saluang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Minang Kabau, Sumatra Barat. Alat musik ini ditiup seperti suling namun bedanya lubang pada saluang lebih sedikit dan ukirannya lebih indah. Saluang terbuat dari bambu tipis atau talang. Menurut orang minang, talang yang bagus adalah talang yang terbuat dari talang untuk jemuran atau talang yang hanyut di sungai. Panjang dari saluang sekitar 40-60cm dengan diameter 3-4cm dan memiliki 4 lubang.

Itulah beberapa alat musik yang sudah dikenal oleh masyarakat dunia. Alat musik tersebut memang tergolong tradisional yang berasal dari daerah tertentu, namun keunikan dan kekhasan bunyi yang dihasilkan mampu memikat hati para wisatawan mancanegara untuk mempelajarinya. Nah, seharusnya kita sebagai pemuda Indonesia juga mampu melestarikannya dan bangga dengan kekayaan yang dimiliki Indonesia. Mulai dari sekarang yuk kita peduli dengan alat musik tradisional negara kita. (Indah)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: