Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Fakta Menarik 5 Pahlawan Perempuan Indonesia yang Jarang Diketahui

admin Friday, 9 Mar 2018 | 15:03 WIB 0 34 Views
Fakta Menarik 5 Pahlawan Perempuan Indonesia yang Jarang Diketahui

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Di Indonesia kita mengenal begitu banyak pahlawan. Mereka telah berjuang melawan penjajah di saat berperang, mengorbankan nyawa demi membela tanah air kita tercinta. Tidak hanya pahlawan pria yang memiliki peran penting dalam perjuangan melawan ketidakadilan penjajah, tetapi banyak pula pahlawan wanita yang memiliki peran penting dalam perjuangann di Indonesia. Bahkan mereka bukan hanya ada di balik pahlawan lelaki yang hebat, tapi sebagian mereka juga tampil di depan sebagai pahlawan berpengaruh bagi bangsa ini. Berikut ini hal yang menarik dari pahlawan perempuan Indonesia yang jarang diketahui oleh anak muda:

1. Cut Nyak Dien, Menikah di Usia Yang Sangat Muda

Foto: Merdeka.com

Cut Nyak Dhien ternyata berasal dari keluarga bangsawan yang agamis dan merupakan keturunan langsung Sultan Aceh, yaitu Teuku Nanta Seutia, seorang uleebalang VI Mukim. Selain itu ternyata Cuk Nyak Dien menikah di umur yang sangat muda yaitu pada usia 12 tahun, ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga, putra dari uleebalang Lamnga XIII dan dikaruniai satu anak laki-laki. 

2. Cut Nyak Meutia, Menikah Dengan Sahabat Suaminya

Foto: Republika.co.id

Cut Nyak Meutia melakukan perlawannan Belanda bersama suaminya, yaitu Teuku Muhammad atau lebih dikenal dengan Teuku Tjik Tunong. Mereka ini selain merupakan pasangan suami istri tetapi juga sekaligus sebagai rekan perjuangan yang solid untuk melawan Belanda.

Namun perjuangan Teuku Tjik Tunong berakhir pada Maret 1905 karena beliau ditangkap oleh pihak Belanda dan dijatuhkan hukuman mati di tepi pantai Lhokseumawe. Nah, ternyata sebelum meninggal, ia menitipkan pesan kepada sahabatnya yaitu Pang Nagroe untuk menikahi istrinya dan merawat anaknya. Maka sesuai dengan pesan almarhum suaminya, Cut Nyak Meutia pun menikah dengan Pang Nagroe dan bergabung bersama pasukan pimpinan Teuku Muda Gantoe untuk melawan Belanda

3. R. A Kartini, Mengajar Sejak Usia Muda

Foto: wikipedia.org

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh perempuan satu ini, Kartini adalah salah satu pahlawan perempuan yang paling terkenal di Indonesia. Kartini merupakan keturunan dari keluarga bangsawan, ayahnya adalah R.M. Sosroningrat yang menjabat sebagai bupati Jepara dan ibunya bernama M.A. Ngasirah, anak dari seorang kiai di Telukawur, Kota Jepara
Selain itu berasal dari keturunan bangsawan dan kiai, Kartini tidak segan memulai perjuangannya sejak usia muda yaitu pada usia 18 tahun dengan mengajarkan membaca, menulis, memasak dan menjahit bagi perempuan-perempuan di kotanya.

4. Martha Christina Tiahahu, Berperang Di Usia 17 Tahun

Foto: WordPress.com

Sosok pahlawan ini sangat terkenal di daerahnya dan jasa perjuangannya diabadikan dengan berdirinya Patung Martha Christina Tiahahu. Perjuangan Martha dimlai karena ia sering mengikuti ayahnya dalam rapat pembentukan kubu pertahanan pada saat kecil. Setelah terbiasa dengan suasanya perang, akhirnya berbeda 1 tahun pada saat usia Kartini memulai perjuangannya, Martha di umur 17 tahun sudah berani melawan para penjajah di barisan depan bersama sang ayah demi mempertahankan tanah kelahirannya.

Selain itu, berkat keahliannya Martha Christina juga berperan sebagai pemimpin pejuang wanita untuk mendampingi para pejuang pria dalam misi perebutan wilayah Belanda di desa Ouw, Ulath Pulau Saparua.

5. Maria Walanda Maramis, Hanya Lulusan SD Tetapi Mampu Mendobrak Keadaan Wanita Minahasa

Foto: Kompasiana.com

Pahlawan perempuan yang satu ini sangat berbeda latar belakang dari pahlawan perempuan lain yang merupakan keturunan bangsawan dan berpendidikan tinggi, Maria Walanda Maramis yang berasal dari kota kecil Kema, Sulawesi Utara. Ternyata pendidikan Maria hanya ditempuh sampai SD saja, karena pada saat itu gadis-gadis di Minahasa tidak diizinkan mengenyam pendidikan tinggi. Meskipun pendidkannya hanya tamat SD tapi dengan kemampuannya yang mudah bergaul dengan kaum kaum terpelajar membuat sosok Maria dianggap sebagai pendobrak adat, pejuang kemajuan dan emansipasi perempuan di dunia politik dan pendidikan di Minahasa.

Nah, itu dia tentang beberapa fakta tentang tokoh tokoh pahlawan perempuan di Indonesia yang masih jarang diketahui oleh Anak Muda. Penting untuk kita ketahui bahwa banyak pahlawan wanita di Indonesia yang membantu Indonesia mendapatkan kemerdekaannya. (Fariz)

Berikan Komentar: