Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Dibalik Kebudayaan Merantau Para Pemuda Minangkabau

admin Thursday, 2 Nov 2017 | 11:52 WIB 0 50 Views
Dibalik Kebudayaan Merantau Para Pemuda Minangkabau

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Suku Minangkabau merupakan salah satu suku bangsa yang anak muda bisa temui di banyak tempat di Indonesia ini. Hal tersebut karena ada suatu kebudayaan atau kebiasaan orang minang khususnya bagi para laki laki yang disebut dengan merantau. Merantau ini biasanya dilakukan oleh pemuda pemuda Minangkabau untuk meninggalkan kampung halamannya. Dalam merantau, tujuan mereka bisa ke mana saja asal bukan di kampungnya. Biasanya pemuda Minang akan meninggalkan kampungnya pada usia belasan tahun untuk menuntut ilmu atau mencari penghidupan yang lebih baik.

Orang Minang menilai merantau sebagai jalan menuju kematangan dan kesuksesan. Sistem sosial Minang sendiri mendorong laki-laki pergi meninggalkan kampung halamannya. Masyarakat Minang menganut sistem kekerabatan matrilineal. Dalam sistem kekerabatan ini perempuan memiliki hak-hak yang lebih istimewa dibanding dengan kaum pria, laki-laki tidak memiliki kewajiban merawat harta pusaka serta kebutuhan rumah tangga. Tugas untuk merawat harta pusaka diemban oleh Perempuan. Peran yang dimiliki kaum laki-laki sangat kecil. Oleh sebab itu, para pemuda yang merasa belum berguna di kampungnya kemudian pergi merantau untuk mencari pengalaman dan belajar hidup mandiri.

Ditambah lagi, setelah mengalami masa pubertas, anak laki-laki tidak lagi memiliki hak untuk tinggal di rumah orang tuanya. Yang berhak tinggal di rumah adalah kaum perempuan beserta suaminya, dan anak-anak. Pada awal abad ke 20 kegiatan merantau masyarakat Minangkabau berlatang belakang mencarai kekayaan lalu kemudian kembali lagi ke tanah halamnnya, namun hal tersebut mengalami perubahan karena laki laki yang merantau telah terpikat dengan daerah rantauannya dan kampung halaman hanya dikunjungi di saar saar tertentu saja.

Dalam sejarah, budaya merantau masyarakat Minang ini juga memiliki andil juga dalam perjuangan kebangkitan nasionalisme Indonesia. Para pemimpin revolusi Indonesia atau tokoh kemerdekaan Indonesia yang berasal dari minang Seperti: Tan Malaka, Sutan Syahrir dan Moh. Hatta. Budaya merantau membuat masyarakat Minang bersifat dialektis, dinamis, dan memiliki wawasan kebangsaan yang luas. Oleh sebab itu, tidak sedikit orang Minang yang berperan besar dalam perjuangan bangsa Indonesia meraih kemerdekaannya. (Fariz)

Berikan Komentar: