Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Bukan Hanya Negara Skandivia, Indonesia Juga Memiliki Suku Viking Asal Papua

admin Wednesday, 10 Jan 2018 | 16:05 WIB 0 16 Views
Bukan Hanya Negara Skandivia, Indonesia Juga Memiliki Suku Viking Asal Papua

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Dalam berbagai catatan sejarah Indonesia timur, selama ini hanya orang Bugis yang diakui sebagai pelaut pelaut tanggguh. Selain pernah ke Madagaskar, mereka pun dikisahkan kerap bolak balik Makassar-Australia untuk menjalin hubungan dagang dengan Suku Aborigin. Namun tidak banyak orang tahu kalau suku Biak dari Papua, juga telah di kenal lama sebagai para penjelajah lautan yang tangguh. Dan bahkan dijuluki sebagai Viking asli Indonesia.

Di dalam sejarah maritim, Suku biak ada sebelum kerejaan besar di Jawa, Sumatera dan Sulawesi tumbuh. Bahkan ada sebuah catatan menyebutkan jika pelayaran yang dilakukan oleh Suku Biak dilakukan pada abad ke-15 hingga 19. Mereka menjelajahi kawasan Maluku lalu berlanjut ke Sulawesi dan mampir ke Pulau Jawa. Dan di sebuah catatan lain menyebutkan jika Suku Biak sudah melakukan tradisi pelayaran di abad ke-8. Sebelum bangsa Eropa dan Tiongkok mulai datang ke Indonesia.

Awal mula suku biak melakukan pelayaran karena di daerahnya mengalami kekeringan hebat sehingga mereka membutuhkan banyak sekali makanan agar bisa bertahan hidup. mereka melakukan pelayaran ke berbagai penjuru nusantara mencari bahan makanan. Selain itu, mereka juga melakukan persaingan dengan suku lain untuk menguasai daerah-daerah tertentu yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Biasanya wilayah pulau dan laut jadi target penyerengan.

Selain itu, para pelaut suku biak dikenal sebagai perompak yang sangat ganas maka banyak orang pada saat itu takut dengan Viking Indonesia ini. Perompakan ini terjadi karena para pelaut suku biak merasa kurang menghasilkan dari hasil barter dan merasa tidak begitu menghasilkan banyak barang kebutuhan. Maka akhirnya mereka melakukan perompakan kepada kapal-kapal yang ada di sekitaran Teluk Cendrawasih.

Bahkan para pelaut Suku Biak juga melakukan perampokan hingga ke kawasan Raja Ampat. Akibat hal ini mereka memiliki banyak sekali daerah kekuasaan dan sangat hebat dalam hal pertahanan serta politis. Akibatnya Suku Biak jadi ditakuti oleh banyak orang.

Kehebatannya suku biak jugalah yang membuat beberapa kerajaan lokal menjadikan para pelaut suku biak menjadi sahabat atau sekutu mereka. Di dalam kerjasama ini lah suku biak bisa mendapatkan banyak sekali barang barang yang dibutuhkan untuk kehidupan mereka. Dan sebagai gantinya, para pelaut suku biak ini akan membantu mereka dalam pertempuran.

Salah satu pertarungan yang pernah dicatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1780-1810. Pertempuran ini terjadi antara Kesultanan Nuku dengan Kesultnanan Jailolo dan Ternate. Saat itu Kesultanan Nuku dibantu oleh bajak laut dari laut Papua yang merupakan suku biak. Akhirnya pertempuran pun dimenangkan oleh Kesultanan Nuku yang menjadi kuat karena bantuan pelaut suku biak.

Walaupun dikenal ganas, pelayaran mereka tidak hanyak perompakan saja tapi mereka juga melakukan persahabatan dengan penjual di berbagai pulau di kawasan Papua, Maluku, dan Sulawesi. Bahkan Suku Biak pun melakukan perdagangan dan persahabatan dengan pelaut dari Tiongkok, hingga dataran Eropa yang jauh sekalipun. (Fariz)

Berikan Komentar: