Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Berselancar di Sungai Kampar, Riau

admin Tuesday, 7 Jun 2016 | 11:43 WIB 0 392 Views
Berselancar di Sungai Kampar, Riau

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Indonesia tidak ada habis habisnya dalam memberikan keindahan dan keunikan alamnya yang menawan. Salah satu keunikan alam Indonesia yaitu Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Yang merupakan fenomena alam akibat pertemuan arus sungai ke laut dan arus laut yang masuk ke sungai.

Ada banyak cerita legenda tentang ombak bono di sungai kampar, Masyarakat setempat menyebutnya dengan anjing laut dan sampai saat ini mereka masih mempercayainya. Cerita lain yang berkembang adalah Bono yang ada di sungai Kampar merupakan Bono jantan sedangkan Bono yang berada di Sungai Rokan merupakan Bono betina.

Bono merupakan nama yang diberikan oleh masyarakat Teluk Meranti kepada gelombang yang terkategori Tidal Bore, yaitu fenomena hidrodinamika yang terkait dengan pergerakan massa air dimana gelombang pasang menjalar menuju ke hulu dengan kekuatan yang bersifat merusak. Bono menjadi terkenal karena telah cukup banyak memakan korban jiwa dan merusakkan kapal-kapal yang sedang melintas jika harus berpapasan tanpa mampu menghindar dengannya.

Dulu, ombak bono atau gelombang Sungai Kampar sebagai sosok yang menakutkan, tetapi kini justru menjadi wisata andalan bagi Pelalawan dan juga Provinsi Riau. Wisatawan yang datang memiliki tujuan yang sama yaitu berselancar di sungai. Karena berselancar di pantai sudah biasa, tetapi berselancar di Sungai Kampar itu baru luar biasa.

Ombak bono atau gelombang bono (bono wave) terjadi ketika saat terjadinya pasang (pasang naik) yang terjadi di laut memasuki Sungai Kampar. Kecepatan air Sungai Kampar menuju arah laut berbenturan dengan arus air laut yang memasuki Sungai Kampar. Benturan kedua arus itulah yang menyebabkan gelombang atau ombak tersebut. Bono akan terjadi hanya ketika air laut pasang. Dan akan menjadi lebih besar lagi jika pada saat air laut mengalami pasang besar (bulan besar) diiringi hujan deras di hulu Sungai Kampar.

Ombak Bono sendiri dikenal oleh para peselancar internasional dengan sebutan The 7 Ghost, karena Bono punya 7 ombak yang berlapis lapis dan fenomena alam ini hanya ada di sungai Amazon, Brasil dan di sungai Kampar, Riau, Indonesia. Dan untuk para anak muda yang sangat menyukai berselancar, ombak bono di sungai Kampar memberi kesan berbeda dibanding berselancar di pantai-pantai.

Untuk mencapai sungai tersebut kalian bisa memulai Perjalanan dari Pekanbaru ke Pangkalan Kerinci selama 1,5 jam, kemudian dari sini ke Teluk Meranti memakan waktu 4 jam dengan menggunakan melalu jalur darat dengan mobil rental atau mobil sewaan. Selain itu perjalanan juga dapat dilakukan menggunakan sarana transportasi air dengan menggunakan speedboat dari Pangkalan Kerinci ke Pulau Muda atau Teluk Meranti, yang memakan waktu sekitar 4,5 jam. (Fariz)

Sumber Foto: Pedoman Wisata

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: