Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Simfoni Kehidupan: Panggung terakhir Suckerhead di Hammersonic 2017

admin Tuesday, 9 May 2017 | 13:36 WIB 0 206 Views

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Ada yang sangat berkesan dan mengharukan selain penampilan Megadeth di Sonic Stage yang menutup perhelatan musik cadas terbesar se-Asia Tenggara lalu,Yakni Perilisan album sekaligus penampilan terakhir SuckerHead di Soul OF Steel: Krisna Sadrach stage pada 7 mei di Eco Park Ancol,Jakarta.

Ini adalah konser farewell Suckerhead yang telah melanglang buana setelah berkarya selama hampir tiga dekade & mengenang kepergian sang legenda alm.Krisna J Sadrach Vokalis/Bassit sekaligus pentolan dari band dedengkot musik cadas tanah air yang wafat setelah berjuang melawan kanker paru-paru pada Agustus 2016 lalu.SuckerHead kini tinggal menyisakan gitaris Nano Rooseno, gitaris Medy Rocker, juga drummer Bakar Bufthaim.

setelah para personill Suckerhead naik keatas panggung, pembawa acara mengajak para metalhead untuk memberi penghormatan ke almarhum Krisna lewat mengheningkan cipta. Di panggung juga dipajang Baju,Instrument Bass hingga celana milik alm Krisna sebagai penghormatan.

Lagu Depresi Mania membakar metalhead. “Yang di belakang sehat semuanya?” sapa Roy Jeconiah Vokalis Jecovox & Ex-Boomerang yang saat itu tampil bersama Suckerhead .”Teriak lebih keras lagi untuk saudara kita Krisna Sadrach!”

Usai menyanyikan lagu Depresi Mania, Roy kembali bicara ke para metalhead “Kita kemarin kehilangan saudara kita, Krisna Sadrach, tapi ia masih meninggalkan album terakhir untuk kita,” sambil mengawali lagu ‘Simfoni Kehidupan’. Lagu ini berjudul serupa dengan album terakhir yang mereka rilis.

Album Simphoni Kehidupan – berisikan delapan lagu baru ditambah versi remix dari nomor “Hak Asasi” dan “Mario (Budak Industri)” – akan menjadi album kedelapan bagi Sucker Head yang berdiri sejak awal 1989. Tujuh album Sucker Head sebelumnya masing-masing berjudul The Head Sucker (1995), Manic Deppresive (1996), Hits of The Year 4 (1997), Paranatural (1998), 10 th Agresi (1999), Strip Hitam (2003), dan Hipertensi (2004).

Lagu Seribu Mimpi menutup penampilan mereka saat itu,saat lagu dimainkan diputar pula video clip lagu tersebut dilayar membuat suasana semakin haru melihat alm menyanyikan lagu itu pada video tersebut.

Selepas lagu selesai dimainkan, para personil Suckerhead pun kembali naik ke atas panggung memberikan penghormatan kepada para metalhead yang telah menyaksikan panggung terakhir mereka.Terlihat pula putra dari almarhum Krisna menyapa para metalhead.

Hal ini membuat penampilan mereka menjadi sebuah suguhan yang berenergi dibalut keharuan.Dengan berakhirnya Hammersonic 2017, berakhir pula karya mereka untuk sejenak.Grup musik yang mengawali karya pada 1989 itu memutuskan untuk istirahat sejenak dari industri musik.

Krisna J Sadrach tak hanya aktif dalam band saja. Ia juga masuk sebagai salah satu kunci sukses terlaksananya festival musik cadas terbesar se Asia Tenggara,Hammersonic.Ia juga pernah memproduseri Ungu dan ST12.

Pesan untuk kalian anak muda dari mereka, “Jadikan musik Metal menjadi tuan rumah di negeri sendiri.” (Frigi)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: