Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Karinding Attack Membawa Musik Tradisional Indonesia Ke Eropa

admin Thursday, 16 Nov 2017 | 11:53 WIB 0 1 Views
Karinding Attack Membawa Musik Tradisional Indonesia Ke Eropa

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Distorsi gitar, hentakan drum yang cepat serta dentuman bass yang berat diiringi auman sudah jelas itu adalah sekelompok band yang memainkan musik cadas. Namun apa jadinya jika musik cadas itu dimainkan dengan alat musik tradisional yang terbuat dari pelepah pohon kawung (kering) atau sebilah bambu berukuran kurang lebih 10 cm x 2 cm?.

KARAT, Karinding Attack adalah kelompok musik tradisional asal Bandung yang sudah dikenal oleh banyak pencinta musik di Indonesia terutama di skena musik cadas. Karinding attack muncul sebagai grup musik yang mensosialisasikan alat musik karinding sekaligus memberikan warna baru pada musik tradisional. Karinding Attack memadukan musik Karinding dengan musik cadas.

Perlu diketahui bahwa Karinding sendiri adalah alat musik tradisional Sunda. Cara memainkan instrumen ini didekatkan ke mulut, lalu dipukul salah satu ujungnya dengan jari tangan. Karinding tidak memiliki nada-nada tetap seperti halnya piano, tinggi rendah nada karinding ditentukan oleh kemampuan mengolah gema getaran suara di rongga mulut. Kepekaan sepertinya menjadi hal wajib saat memainkan instrumen ini dan pada zaman dahulu kabarnya getar nada yang muncul dari ruas bagian tengah yang dipotong ini digunakan sebagai pemikat hati.

Kabarnya grup musik yang telah didirikan sejak 2009 ini akan melangsungkan turnya ke benua biru di 5 negara diantaranya Jerman, Belgia, Belanda, Denmark dan Italy. Tur yang bertajuk Karinding Attack Europe 2017 ini akan dimulai pada tanggal 15 Nopember sampai 29 Nopember 2017.

Sepertinya kita sebagai anak muda bisa berkaca dengan hal ini karena untuk menjadi modern tidak harus melupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia seperti Karinding Attack yang menduniakan musik Indonesia khususnya alat musik tradisional Indonesia. (Frigi)

Berikan Komentar: