Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Bentuk Solidaritas Korban Penggusuran Kulon Progo, Sisir Tanah Rilis Ulang “Lagu Hidup”

admin Tuesday, 16 Jan 2018 | 15:26 WIB 0 19 Views
Bentuk Solidaritas Korban Penggusuran Kulon Progo, Sisir Tanah Rilis Ulang “Lagu Hidup”

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Pada bulan Januari 2018, berbagai bentuk kekerasan fisik kembali dialami warga dan relawan yang menolak penggusuran rumah di Temon, Kulon Progo, Yogyakarta. Lahan di mana rumah mereka berada akan segera dialihfungsikan dari sawah dan pemukiman warga menjadi New Yogyakarta International Airport. Untuk mendukung perlawanan terhadap penggusuran paksa tersebut, Sisir Tanah merilis ulang “Lagu Hidup” lewat situs 37suara.net.

Rilis ulang “Lagu Hidup” sekaligus jadi penanda peluncuran situs www.37suara.net, sebuah proyek kolektif yang dibangun untuk memberi dukungan moral pada warga dan relawan yang menolak penggusuran paksa serta memperluas kesadaran publik atas ketidakadilan yang terjadi di Kulon Progo.

Lagu yang diciptakan oleh musikus Bagus Dwi Danto ini mengangkat tema solidaritas antar sesama manusia untuk mempertahankan hak hidupnya di manapun mereka berada. Solidaritas akan muncul ketika setiap manusia menyadari diri sebagai bagian dari “kita” yang sedang sama-sama berjuang. Bagi Sisir Tanah, nama panggung Danto, menulis lagu dan membagikannya merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan musisi untuk menunjukkan solidaritas.

“Solidaritas bagi mereka yang tengah menghadapi masalah sangat penting, karena kita adalah sesama manusia yang punya rasa kemanusiaan. Masalah bisa menimpa siapa saja, dan cara terbaik untuk menghadapinya adalah menghadapinya bersama-sama. Hari ini warga di Temon, besok siapapun bisa mengalami masalah serupa. Kita akan kuat jika bersama-sama. Barangkali ada yang bertanya, apakah warga yang sedang menghadapi konflik butuh musik? Bagi saya, karena saya menggeluti musik, maka lagu adalah ungkapan solidaritas yang paling dekat dengan saya. Barangkali warga tidak butuh lagu saat ini, tetapi lewat lagu ini saya berharap bisa turut menyumbang semangat bagi warga maupun para relawan, serta mengajak siapa saja untuk ikut bersolidaritas sebagai sesama manusia,” kata Danto.

“Lagu Hidup” adalah satu dari sepuluh lagu yang terdapat dalam album perdana Sisir Tanah berjudul Woh. Album garapan Yayasan Kajian Musik Laras itu dirilis pada 6 Mei 2017 lalu dalam bentuk Cakram Digital (CD).

Aransemen “Lagu Hidup” disusun dengan arahan musikal dari Doni Kurniawan (Alldint, Risky Summerbee and the Honeythief, Music For Everyone) dan Bagus Dwi Danto, bersama para musisi lain yakni Ragipta Utama (gitar), Nadya Hatta (keyboard), Faizal Aditya Rachman (bass), Indra Agung Hanifah (drum), Erson Padapiran (terompet), Jasmine Alvinia Savitri (penyanyi latar), Asrie Tresnady (sitar), dan Yussan Ahmad Fauzi (tanpura), dan Justitias Jelita Zulkarnain (cello).

Sisir Tanah adalah nama proyek musik yang mewadahi karya-karya Bagus Dwi Danto. Musikus asal Yogyakarta ini mulai membagikan karya pada 2010. Selang tujuh tahun kemudian ia memutuskan merekamnya ke dalam album. (Sadam)

Berikan Komentar: