Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Mengenal Irawan Soejono, Sosok Pemuda Indonesia Yang Berjuang Melawan Nazi

admin Saturday, 18 Nov 2017 | 14:05 WIB 0 1 Views
Mengenal Irawan Soejono, Sosok Pemuda Indonesia Yang Berjuang Melawan Nazi

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Dikalangan anak muda mungkin sudah banyak yang mengetahui Nazi atau paling tidak sering mendengarnya, nah ternyata ada kisah seorang pemuda Indonesia yang pernah melawan Nazi. Namanya Irawan Soejono yang mungkin tak begitu dikenal di Indonesia. Namun, ia melakukan hal luar biasa yang mungkin tidak pernah bisa dilakukan oleh kebanyakan pemuda Indonesia lainnya.

Anak muda satu ini melakukan perlawanan terhadap Nazi Jerman bukan di Indonesia karena Nazi tidak pernah menginjakkan kaki di Indonesia, tetapi Irawan Soejono melawan Nazi di Belanda. Irawan Soejono merupakan orang asli Indonesia yang menjadi mahasiswa di Belanda, dipilihnya Belanda untuk melanjutkan pendidikan mungkin disebabkan karena sang ayah Ario Soejono yang ternyata anggota parlemen di sana dan mungkin satu satunya orang Jawa yang pernah ada di pemerintahan Belanda.

Lanjut ke kisah Irawan Soejono, ia sangat dikenal di kalangan kampusnya dan ia salah satu anggota kepercayaan di Perhimpunan Indonesia yang merupakan organisasi pemuda di sana. Ketika Nazi mulai meletuskan tanda penjajahnnya di Belanda, Irawan dan kawan-kawan pun mulai melakukan banyak pergerakan untuk membantu Belanda. Irawan menjadi orang yang menangkap dan menyebarkan pesan-pesan sekutu lewat radio dan surat kabar bawah tanah. Ia bertanggung jawab atas berbagai alat-alat yang memungkinkan untuk itu serta proses penyebaran pesannya. Dan jika Nazi marah atas segala informasi yang bocor, maka orang pertama yang dicari adalah Irawan.

Tak hanya membuat Nazi geram dengan segala tulisan atau pesan-pesan yang tersebar soal penjajahan dan perang, Irawan juga melakukan aksi nyata dengan mengangkat senjata. Diketahui, Irawan tergabung dalam kelompok bersenjata yang isinya juga ada beberapa orang Indonesia. Irawan diceritakan pernah berjibaku dalam desingan peluru saat membawa peralatan cetak surat kabarnya. Meskipun begitu ia lebih lebih dikenal sebagai si penyebar berita yang paling dicari Nazi di Belanda.

Karena perlawanannya itu pula Irawan dan kawan kawan harus berhati hati agar pergerakannya tidak diketahui oleh Nazi. Namun sayang perlawanannya harus berhenti pada suatu hari di bulan januari 1945. Pergerakan Irawan terendus oleh Nazi ketika ia membawa salah satu mesin cetaknya. Sebenarnya Irawan hampir lolos pada saat itu, namun gestapo melakukan pengejaran yang dibarengi dengan tembakan, alhasil beberapa butir peluru gestapo menembus dada Irawan.

Kematian Irawan memberikan motivasi lebih kepada kawan kawannya dan perlawanan pun terus dilanjutkan sampai pada pertengahan tahun 1945 dengan hasil Nazi berhasil dipukul mundur atas kekalahan telak mereka di Perang Dunia II
Sebagai ucapan terima kasih atas perlawanan yang pernah dilakukan oleh Irawan akhirnya pemerintah Belanda memberikan penghargaan khusus kepada Irawan. Di tahun 1990 belanda resmi memberi nama jalan di salah satu jalan di Amsterdam dengan nama Irawan Soejonostraat atau Jalan Irawan Soejono.

Meskipun ia tidak dikenal di tanah airnya tetapi di Belanda sana ia sangatlah terkenal dan perjuangannya menjadi inspirasi.Memang benar Irawan membantu perjuangan Belanda yang notabene adalah negara yang tengah menjajah tanah airnya sendiri. Bukan masalah utama negara mana yang ia bantu tetapi ketika ia melihat ketidakadilan terjadi disitulah harus ada perlawanan. Maka pelajaran yang bisa diambil bagi anak muda dari kisah Irawan adalah dimana muncul ketidakadilan disitulah harus ada perlawanan. (Fariz)

Foto: Boombastis.com

Berikan Komentar: