Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Menyantap Bebek Panggang di Bukit Boko

admin Thursday, 24 Jul 2014 | 17:31 WIB 0 757 Views
Menyantap Bebek Panggang di Bukit Boko

PEMUDAFM.COM – Abhayagiri Restaurant berada lebih kurang 30 kilometer ke timur dari pusat kota Yogyakarta. Tak jauh dari kompleks Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Restoran ini berada di atas Bukit Boko dan menyatu dengan kompleks Sumberwatu Heritage.

Hamparan pemandangan Bukit Boko yang indah dan hawa sejuk pun menjadi nilai plus bagi restoran ini. Lokasi yang dekat dengam situs kebudayaan Jawa, yaitu Candi Boko, bangunan restoran ini pun sarat dengan nuansa Jawa. Tata interiornya pun dilengkapi dengan konsep-konsep motif batik. Batuan andesit tampak mendominasi menutupi bagian dinding.

Kenyamanan bersantap di Abhayagiri Restaurant pun tersaji dari beragam menu yang ditawarkan. Dilayani secara istimewa oleh para stafnya, tamu dapat memesan bermacam hidangan yang semuanya berbahan dasar lokal namun bergaya internasional tanpa meninggalkan cita rasa lokal.

“Kami berkomitmen untuk ikut memajukan perekonomian warga sekitar, sehingga bahan-bahan yang kami gunakan berasal dari kebun milik warga sekitar,” kata Risa Mutiara, Public Relation Abhayagiri Restaurant, Selasa (22/7/2014).

Hidangan yang menjadi andalan adalah Abhayagiri Duck Special. Bahan dasarnya berupa itik yang diolah slow cooking dengan api kecil dan membuat dagingnya empuk. Disajikan dengan nasi kuning yang ditambahkan lumeran saus khas Abhayagiri.

Ada pula Hand Roasted Salmon. Ikan Salmon Roasted yang disajikan dengan olahan jamur tiram, salad, dan saus anggur. Terasa gurih asin di lidah dan ada sensasi rasa buah.

“Selain itu, kami pun menyediakan international food, di antaranya Abhayagiri Chicken Steak. Hidangan ini disajikan dengan singkong yang dihaluskan dan dibubuhi saus teriyaki, serta garden salad yang segar. Kami memang berkomitmen untuk mempertahankan cita rasa tradisional,” kata Risa. (Pristiqa Ayun Wirastami)

Sumber: Kompas.com

Berikan Komentar: