Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

“Mami Belanda”, Sensasi Modern Angkringan

admin Jumat, 22 Jan 2016 | 17:03 WIB 7 1052 Views
“Mami Belanda”, Sensasi Modern Angkringan

PEMUDAFM.COM – Rekomendasi! Angkringan adalah suatu tempat makan yang pada umumnya meyajikan nasi kucing (nasi berporsi mini), gorengan, jajanan pasar, sate keong, sate usus, dan tentu aja wedang jahe sebagai minuman andalannya. Tempat makan ini biasanya berupa gerobak dorong yang ditutupi terpal dan terdapat kursi kayu panjang untuk pembeli. Menurut teman yang Asli Semarang, kata Angkringan juga berarti “nangkring”, karena pembeli yang makan disana terbiasa makan sambil menaikan kakinya di atas kursi kayu. Oke, bisa dipahami lah ya.

angringan mami belanda radio pemuda fm

Namun ada yang berbeda dari Angkringan yang satu ini, Angkringan Mami Belanda. Begitu namanya. Saat mendengar pertama kali, yang terlintas adalah suatu tempat makan yang menyajikan menu-menu peranakan layaknya restoran Indo-Belanda. Dan ketika mengetahui menu-menu yang tersaji di dalamnya, malah tak ada satu pun menu-menu peranakan macam bitterballen dan poffertjes, yang ada hanya makanan khas Indonesia seperti nasi bakar, aneka sambel, sate ati, sate usus, ceker mercon dan aneka macam bacem. Semuanya disusun rapi layaknya makanan prasmanan yang dihidangkan diatas wadah saji alumunium.

Angkringan Mami Belanda (4)

Pembeli dapat menikmati makanan-makanan tersebut dengan mengambil sendiri sesuai selera. Yang spesial dari angkringan ini adalah menu ceker granat, rica mercon dan nasi bakar dengan 5 varian sambal. Waaah, baru ngebayanginnya aja udah kebayang kan pedes-pedes gurihnya. Untuk minuman favorit, ada wedang jahe, wedang ronde, wedang mami joss dan teh kampul. Teh kampul adalah teh yang disajikan dengan irisan jeruk lemon. Penyajiannya cukup klasik, dengan mencelupkan irisan jeruk lemon pada larutan teh yang telah diseduh di dalam gelas kayu. Pas diseruput, aroma asam-asam kecut lemon berpadu dengan wangi teh membuat mood terasa rileks.

Selain inovasi pada makanannya, Angkringan Mami Belanda juga termasuk unik. Tempat makan ini berupa rumah makan bergaya Jawa-Vintage. Jadi lumayan cozy buat pembeli yang bersantap. Pemilik angkringan ini memang berusaha menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjungnya. “Kalau mau duduk lesehan, disini juga bisa”, kata owner Mami Belanda, Sahal Kurniawan.

angkringan mami belanda radio pemuda fm

Sahal yang merupakan Alumni Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP menuturkan pemilihan nama Angkringan “Mami Belanda” miliknya itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan Belanda. “Jadi angkringan Mami Belanda itu adalah singkatan dari Makan Minum Pabelan Damai, karena tempat makan ini lokasinya berada di wilayah Pabelan, Salatiga.”, kata Sahal menjelaskan. “Untuk menu makanan, semuanya asli menu dan resep nusantara, ndak ada Belanda-belandanya”, tambahnya. Rumah makan ini buka setiap hari sejak pukul 15.00 sore sampai 23.00 malam. Gak perlu khawatir soal harga, walaupun konsepnya rumah makan yang cozy, warung angkringan Mami Belanda teguh pada prinsip angkringan yang harganya merakyat.

Lokasinya terletak di Jl. Raya Salatiga Bringin KM 3, pas di sebelah minimarket Pabelan Salatiga. Buat kalian yang ada di Salatiga dan someday akan berencana ke kota ini, yuk mari mampir. Karena kamu akan merasakan suasana berbeda dari sebuah warung angkringan. (Dhisa)


Artikel ini merupakan ulasan dari program SERABI – Semangat Ceria Buat Indonesia, yang tayang setiap jam 15.00 sampai 17.00 WIB di Radio Pemuda FM.

7 Komentar »

  1. Reni Judhanto Sabtu, 30 Jan 2016 | 20:26 WIB at 20:26 WIB - Reply

    Di Madiun sekarang juga banyak lo angkringan… sepertinya angkringan makin diminati untuk tempat nongkrong yang asyik nih

  2. Andhika Rabu, 3 Feb 2016 | 14:27 WIB at 14:27 WIB - Reply

    Keren inovasinya, angkringan anti mainstream nih.
    Bikin orang yang nangkring disitu betah lama-lama 🙂

  3. Alris Jumat, 5 Feb 2016 | 12:51 WIB at 12:51 WIB - Reply

    Wah namanya antik juga ya.
    Tapi liat menunya enak-enak juga.

  4. Syahid Ulhaq Sabtu, 13 Feb 2016 | 13:50 WIB at 13:50 WIB - Reply

    Harganya merakyat, ini yang membuat saya bangga sebagai warga indonesia…dan seorang mahasiswa 😀

  5. ika listyani Selasa, 23 Feb 2016 | 7:49 WIB at 7:49 WIB - Reply

    Di era moder sekarang ini, memang sekarang harus banyak inovasi. Supaya pelanggan ngga pada kabur ke lain hati. 🙂

  6. cafe Minggu, 28 Feb 2016 | 23:09 WIB at 23:09 WIB - Reply

    sepertinya nikmat nih. harga nya gimana?

  7. academic Indonesia Jumat, 11 Mar 2016 | 3:27 WIB at 3:27 WIB - Reply

    Angkringan, tempat makan yang akan melegenda. Plus tempat nongkrong. Nice rekomendasi mas thanks 🙂

Berikan Komentar: