Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Dangke, Keju Asli Indonesia Asal Enrekang

admin Thursday, 16 Mar 2017 | 12:05 WIB 0 190 Views


PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Kita semua pasti pernah menikmati kelezatan keju atau bahkan sekedar mencicipinya. Bahan makanan yang berasal dari susu sapi ini sering dinikmati bersamaan dengan berbagai macam makanan. Nah, di Indonesia ternyata memiliki keju yang sedikit berbeda dengan yang lain yaitu keju yang digoreng atau keju yang dipanggang. Di Sulawesi selatan tepatnya di kabupaten Enrekang terdapat olahan susu segar yang bernama Dangke atau orang orang menyebutnya dengan julukan keju lokal.

Dangke sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Asal kata dangke sendiri adalah dari bahasa belanda, Dankjewel, yang artinya terima kasih. Menurut sejarah, nama tersebut berawal dari kedatangan seorang tamu Belanda yang mampir di Enrekang dan disuguhi dengan Dangke yang padahal saat itu tidak bernama ‘dangke’. Orang Belanda pun berucap “dangkjewel” yang terdengar ‘dangke’ di telinga orang lokal. Jadi sejak saat itu, makanan putih dan lembut tersebut diberi nama dangke.

Bahan baku pembuatan Dangke biasanya berasal dari olahan susu kerbau yang telah diproduksi sejak tahun 1900-an. Dipilihnya susu kerbau karena dapat menghasilkan aroma yang lebih harum dan rasa yang lebih lezat, dan tentu saja harga yang lebih mahal. Proses pembuatannya sendiripun cukup unik, yakni melalui proses fermentasi atau dipanaskan dengan suhu kurang lebih 70 derajat Celcius. Sedangkan yang membedakan Dangke dan keju lainnya adalah penggunaan getah pepaya yang berguna untuk memisahkan susu dari kandungan air dan lemak. Sedangkan kegunaan lainnya yaitu memadatkan susu sapi hingga membuatnya berwarna putih dan membuat rasa begitu asam.

Digoreng atau dipanggang adalah cara penyajian yang paling sering sederhana dan paling sering sering ditemui untuk mempersiapkan bongkahan-bongkahan Dangke menjadi hidangan yang siap dinikmati. Satu biji dangke dihasilkan dari sekitar 1-1,5 liter susu segar maka dari itu harga Dangke dapat digolongkan mahal untuk ukurannya yang kecil. Masyarakat dan para pendatang Di Enrekang percaya bahwa keju lokal inibisa memperbaiki kualitas sperma dan meningkatkan stamina. Satu biji dangke dibandrol dengan harga Rp 20.000/biji.

Jika kalian tertarik untuk menikamti keju lokal bernama Dangke maka anak muda bisa berkunjung ke Sulawesi Selatan , Kabupaten Enrekang. Dangke dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional atau pesan khusus di rumah makan setempat. Selain Dangke, ada banyak wisata yang bisa dikunjungi di kabupaten Enrekang, yaitu Gunung Nona yang mempunyai bentuk eksotis, air terjun Lewaja, atau mengunjungi desa sehat Bone-Bone. (Fariz)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: