Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Puluhan Komunitas Film Indonesia Akan Berkumpul di Kaki Gunung Slamet

admin Thursday, 24 Mar 2016 | 15:30 WIB 0 584 Views
Puluhan Komunitas Film Indonesia Akan Berkumpul di Kaki Gunung Slamet

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Beberapa tahun belakangan pergerakan film yang diorganisir komunitas makin giat menunjukkan eksistensinya. Bukan hanya terpusat di kota-kota besar, berbagai kota di Indonesia juga mulai dipenuhi komunitas film. Kegiatannya beragam, mulai dari yang sifatnya memutar film, membuat film dan semacamnya. Pada 25-27 Maret mendatang, puluhan komunitas ini berkumpul dalam acara Temu Komunitas Film Indonesia 2016 (TKFI 2016), yang diadakan di Villa Kayu Palem, Baturraden, Jawa Tengah.

Sebanyak 350 orang peserta yang mewakili 95 komunitas film dari 33 kota atau 14 provinsi di Indonesia berkumpul selama tiga hari di kaki Gunung Slamet yang asri nan sejuk. Mereka akan berbagi, berdiskusi, dan bersenang-senang bersama melalui serangkaian kegiatan—mulai dari kelas, forum diskusi, forum pendanaan, layar tancap, lomba karaoke, hingga presentasi tentang perfilman Indonesia hari ini.

Temu Komunitas Film Indonesia 2016 bertujuan untuk mendedah perkembangan terbaru di lingkup komunitas film, memperbaharui data jaringan, berbagi pengetahuan, serta membangun jaringan antarkomunitas. Pertemuan akbar ini diselenggarakan oleh sebuah jaringan kerja bersama, yang terdiri dari CLC Purbalingga, Jaringan Kerja Film Banyumas, Cinema Poetica, Serunya, boemboe, dan Viddsee. Pada penyelenggaraan kali ini, CLC Purbalingga bertanggungjawab sebagai pengelola pertemuan, sebagai bentuk apresiasi atas capaian komunitas film Purbalingga dan Banyumas Raya di tingkat nasional.

TKFI 2016 turut bermitra dengan Pusat Pengembangan Film Departemen Pendidikan dan Kebudayaan – Kemendikbud, sebagai upaya untuk mengkoordinasikan kerja-kerja komunitas film dengan rencana pengembangan perfilman Indonesia ke depannya. “Kemitraan yang dibangun bersama Pusbang Film Kemendikbud adalah usaha untuk mensinergikan kerja-kerja yang selama ini terfragmentasi antara sektor komunitas dan pemerintah. Tidak hanya itu, segera setelah TKFI 2016 terselenggara, kami bersama Pusbang Film akan mengadakan presentasi publik, melibatkan pelaku dari sektor industri film untuk membedah kemitraankemitraan strategis yang bisa dibangun,” ungkap Adrian Jonathan selaku salah satu penyelenggara.

Ada dua program yang menjadi sentra kegiatan TKFI 2016. Pertama, kelas-kelas tematik sebagai ruang berbagi untuk para pegiat komunitas film. Kedua, Forum Pendanaan Inisiatif Komunitas. Tidak seperti forum pendanaan pada umumnya, forum ini hanya menerima pengajuan proposal kegiatan perfilman non-produksi, seperti: pemutaran, kajian, diskusi, pendidikan, penelitian, pengarsipan, pengembangan, dan kegiatan-kegiatan terkait.

Sumber: rollingstone.co.id

Berikan Komentar: