Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

5 Rekomendasi Film Mengenai Media Sosial

admin Jumat, 15 Apr 2016 | 10:29 WIB 0 882 Views
5 Rekomendasi Film Mengenai Media Sosial

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Hampir seluruh masyarakat dunia saat ini menggunakan media sosial. Cepatnya perkembangan media tersebut pun ikut membawa pengaruh kepada para pengggunanya, baik positif maupun negatif. Fenomena media sosial pun tak luput menjadi sumber inspirasi para pelaku industri perfilman di dunia, oleh karena itu terdapat beberapa film yang menyajikan media sosial dari berbagai macam sudut pandang. Berikut adalah 5 film yang didasari atas kemunculan dan perkembangan media sosial:

1. Start Up.com

startup
Selama bertahun-tahun, kita telah mendengar bahwa bursa saham di negara-negara industri mengalami kenaikan nilai ekuitas secara tajam berkat pertumbuhan industri sektor internet di NASDAQ. Pesatnya pertumbuhan internet dimulai sejak tahun 1993 yang ditandai dengan teknologi www yang semakin maju. Fenomena tersebut tertuang dalam film berjudul Startup.com. Dikemas dalam format dokumenter, film berdurasi 107 menit ini mengambil basis cerita mengenai kemunculan sebuah startup, govWorks.com. Kisahnya berfokus pada dua founder startup tersebut, yakni Kaleil Isaza Tuzman dan Tom Herman, yang tergiur untuk meraup uang jutaan dollar dalam waktu singkat.

Dibawahi penanganan sineas asal Mesir-Amerika, Jehane Noujaim yang notabene merupakan teman sekelas Tuzman pada saat di bangku kuliah, serta berkolaborasi dengan seorang filmmaker asal Amerika, Chris Hegedus yang sudah sering membuat film dokumenter. Startup.com memang ditujukan pada pangsa pasar utama para pendiri startup.

2. The Social Network

social network
Pada tahun 2003, ada seorang mahasiswa Harvard University bernama Mark Zuckerberg (Jesse Eisenberg). Meskipun ia cerdas, mahir berkomputer, dan sudah memiliki kekasih bernama Erica (Rooney Mara), tapi ia masih saja kesepian. Malah karena sifatnya itu, Erica memilih berpisah dari Mark dengan alasan karena Mark selalu menyendiri dan asyik dengan dunianya sendiri. Malamnya, di kamar yang redup, ia duduk di depan komputer dengan botol bir di sampingnya. Di situlah ia membuat situs Facemash, yang menjadi cikal bakal Facebook, dimana cowok bisa menilai seberapa cantik gadis-gadis kampus.

Setelah Facemash berganti nama menjadi Facebook, semua orang bisa berteman jika mereka memerlukan bantuan. Tapi, lama kelamaan ajang pergaulan global tanpa batas itu menjadi semakin curang. Jika seseorang merasa tak diperlukan lagi, maka temannya bisa memutuskan pertemanannya dengan orang itu. Ketika Facebook sudah dikenal luas, Mark tega meninggalkan Eduardo Saverin (Andrew Garfield), teman sekampus Mark yang ikut mendanai situs Facebook. Malah, Mark berkongsi dengan Sean Parker (Justin Timberlake). Mungkin karena itu, Mark menjadi kaya dengan Facebook-nya sementara polemik baru telah dimulai.

3. Catfish

catfish2
Nev Schulman adalah seorang fotografer berusia 24 tahun yang tinggal di New York. Saat mengenal Abby, Nev tak pernah mengira kalau ini bakal menjadi awal dari kisah paling unik sekaligus konyol dalam hidup Nev. Nev memang tak mengira karena Abby hanyalah seorang bocah berusia 8 tahun. Abby menghubungi Nev lewat MySpace dan meminta izin untuk melukis salah satu foto Nev. Tentu saja Nev tak keberatan namun betapa kagetnya Nev saat melihat hasil lukisan Abby yang sangat mengagumkan. Dari sini persahabatan dua orang berbeda usia ini mulai terjalin.

Tak lama berselang, Nev mulai berkenalan dengan kakak Abby yang bernama Megan. Megan adalah seorang wanita cantik yang mengaku sebagai model sekaligus musisi. Sayangnya, ada sesuatu tentang Megan yang membuat Nev bertanya-tanya. Dari pertanyaan ini pula Nev lantas nekat menempuh perjalanan jauh menuju Michigan untuk mencari kebenaran tentang Megan.

“Catfish” adalah sebuah film dokumenter yang mencoba mengangkat masalah yang mungkin pernah dialami oleh orang-orang yang akrab dengan internet dan situs jejaring sosial seperti facebook.  Film ini seolah menampar secara halus orang-orang yang sering kali “tidak jujur” dalam situs jejaring sosial.

4. Disconnect

disconnect
Disconnect adalah sebuah penggambaran yang menarik dari kalimat “hidup anda dapat hancur hanya dengan sebuah klik pada keyboard.” Ini adalah antologi yang tepat guna, mampu mengemas cyber crime yang menjadi nafas utamanya dengan memikat, membangun dengan baik tiga kisah untuk menopang penyampaian pesan utama yang ia punya, dan mungkin menjadi tolak ukur keberhasilan yang telah ia canangkan sejak awal. Ada pencurian identitas, penipuan online, pornografi anak, serta cyber bullying, saling bahu untuk menunjukkan bagaimana teknologi yang sebenarnya diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia justru menjadikannya semakin rumit karena telah menggerus power dari koneksi sosial di alam nyata.

5. #ChicagoGirl: The Social Network Takes on A Dictator

chcagogirl
Sebuah film yang mengisahkan seorang anak perempuan Amerika bernama Ala’a 19 tahun yang menggunakan social media miiliknya untuk berkoordinasi mengenai revolusi di Syria. Bersenjatakan dengan Facebook, Twitter, Skype dan Camera handphone miliknya ia mempublikasikan keadaan masyarakat Syria yang terlibat konflik dengan tentara keamanan yang menembaki para masyarakat sipil. Keadaan tersebut disebarluaskan oleh Ala’a melalui akun media social untuk memperlihatkan kepada publik tindakan kekejaman dari pemimpin diktator di Syria. Dengan melihat keadaan tersebut di media sosial bukan berarti telah menolong masyarakat Syria, oleh karena itu untuk memperlihatkan kemarahan publik terhadap keadaan tersebut mereka harus menentukan bahwa apa yang lebih efektif untuk melawan seorang Diktator: Sosial Media atau AK-47s. (Sadam)

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: