Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Thrift Shopping: Murah Tapi Tidak Murahan

admin Tuesday, 3 Oct 2017 | 12:14 WIB 0 132 Views
Thrift Shopping: Murah Tapi Tidak Murahan

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Memenuhi kebutuhan sandang atau pakaian merupakan satu hal wajib yang harus dipenuhi oleh seluruh manusia modern saat ini. Pada awalnya manusia hanya berusaha melindungi tubuh dari cuaca panas dan dingin. Manusia belum tau betul apa itu berbusana. Lama kelamaan pakaian itu sendiri menjadi kebutuhan sehari-hari seperti pakaian untuk kerja, seragam sekolah, pakaian untuk tidur,dan sebagainya. Bahkan pakaian menjadi kebutuhan duniawi yang wajib bagi semua insan yang mengikuti perkembangan fashion di era serba terkoneksi ini.

Dihampir seluruh kalangan anak muda fashion menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya keseharian seseorang. Benda seperti baju yang dikenakan bukanlah sekedar menjadi penutup tubuh lagi melainkan telah menjadi nilai simbolik karena keinginan untuk diakui lingkungan sosial dan dipandang sederajat.

Setiap anak muda berlomba-lomba untuk tidak tertinggal oleh kelompoknya. Banyak mereka diluar sana rela mengurangi jatah jajannya untuk ditabung dan jika terkumpul mereka akan membeli pakaian-pakaian tersebut yang mungkin harganya berkali-kali lipat dari harga buku pelajarannya. Terjadinya pergeseran dalam nilai ini membuat seseorang berperilaku konsumtif. Lalu apakah ada alternatif lain?

Apa salahnya kita tidak mencoba thrift shoping. Menurut Wikipedia Thrifting sendiri mengacu pada tindakan berbelanja di sebuah toko barang bekas, pasar loak, garage sale, atau toko dari organisasi amal, biasanya dengan maksud untuk menemukan barang-barang yang menarik dengan harga yang murah.

Pernah dengar atau tau Pasar Senen? Pasar tertua di Ibu kota tersebut menjadi surganya para pecinta barang-barang unik. Sepertinya semua kalangan pernah belanja di kawasan bersejarah ini. Lalu apa yang menjadi daya tarik pasar tersebut? Pasar senen menjual berbagai macam pakaian bekas layak pakai branded, buku-buku langka dan sebagainya yang menjadi sasaran utama para trifter atau mereka para pencari harta karun.

Nah di Pasar Senen ini jika kalian jeli dan sabar kalian bisa mendapatkan pakaian-pakaian branded dengan harga miring. Tentu tawar menawar dengan si penjual pasti terjadi ditempat tersebut. Jika kalian jago merayu si penjual maka akan mendapatkan harga yang murah dan kondisi barang yang cukup memuaskan, Jadi jangan kaget jika menemukan pakaian bermerek namun dibandrol dengan harga yang super murah.

Selain itu kita tentu bisa mix and match sesuka hati. Siapa yang tidak tergoda dengan harga yang murah namun sudah bisa memiliki beberapa pakaian yang bisa dijadikan pakaian yang unik. Hal ini juga bisa dijadikan alternatif bagi anakmuda jika ingin mencari barang yang dibutuhkan secara mendadak namun hanya akan dipakai sekali saja. Jika harus membeli dengan harga yang cukup mahal maka sangat di sayangkan. Namun jika ingin lebih efisien dan juga tidak terlalu terlihat borosmungkin bias mencoba thrift shoping. Tidak hanya keuntungan yang didapat,ketika melakukan thrift selain membantu kegiatan amal, kita juga juga turut andil membantu gaya hidup go green.

Setelah kalian mendapatkan hasil hunting pakaian Jangan pernah memasukkan pakaian impor/bekas yang baru saja dibeli ke dalam lemari pakaian, agar kuman dan virus tak menyebar. Umumnya barang-barang tersebut berasal dari Cina, Korea, Taiwan dan Hongkong yang dikirim menuju ke Indonesia melalui kapal-kapal pengiriman barang, dan sudah dipastikan pasti banyak kuman disekitarnya. Karena pakaian tersebut tertimbun berbulan-bulan bahkan mungkin sudah menahun.

Tapi jangan khawatir ada jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut. Sebaiknya pakaian bekas direndam terlebih dahulu dengan air panas dengan campuran baking soda selama beberapa menit. Hal itu bertujuan untuk mematikan semua mikroba berserta telur-telurnya yang menempel pada pakaian tersebut. Gunakan pula larutan pewangi untuk menghilangkan bau apek khas pakaian bekas. Tahap akhir, lakukan penyetrikaan pada pakaian bekas yang telah di rendam dan cuci. Selain untuk mematikan bakteri yang tersisa, juga untuk menghaluskan bagian yang tampak kusut yang selalu dijumpai pada pakaian bekas.

Tempa-tempat thrift shoping di Jakarta selain di Pasar Senen.Terdapat di Jembatan Hitam, Jatinegara dan Plaza Metro Atom, Pasar Baru. Tempat seperti ini tidak hanya ada di Jakarta saja namun juga terdapat di kota-kota besar lainnya seperti Gedebage-Bandung, Monza-Medan, pasar awul-awul Sekaten-Yogyakarta. (Frigi)

Berikan Komentar: