Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Keseruan Wisata Bahari di Kepulauan Seribu

Muhamad Fariz Sunday, 22 Sep 2019 | 7:32 WIB 0 36 Views
Radio Online Indonesia

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Dalam rangka mempromosikan sekaligus mengeksplore Kepulauan Seribu, Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengadakan kegiatan tahunan yaitu Promosi Wisata Bahari bagi pelajar dan juga komunitas.

Diawali dengan mini kontes di instagram sejak tanggal 19 Agustus sampai 6 September 2019, para pemenang yang mengikuti mini kontes adalah mereka yang menjadi peserta pada kegiatan Wisata Bahari ini. Ada sekitar tujuh puluh orang yang memenangkan mini kontes  tersebut. Dan berkesempatan untuk mengikuti kegiatan selama dua hari satu malam di Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini diadakan pada tanggal 18 hingga 19 September 2019 tanpa dipungut biaya apapun. Pada hari H, peserta berkumpul di dermaga Marina Ancol pukul 06.30 pagi. Lalu berangkat menggunakan empat kapal Zevolution. Pulau pertama yang disambangi adalah pulau Pari yang memiliki keindahan pantai Pasir Perawannya. Dengan pasir putih dan keindahan alam yang menawan, pantai Pasir Perawan berhasil menghipnotis siapapun yang mengunjunginya. Dipulau ini juga terdapat ibu-ibu PKK yang sedang mengolah keripik pisang untuk kemudian diproduksi dan dijual. Selanjutnya, pulau kedua yang dikunjungi adalah pulau Tidung. Dengan ciri khas jembatan cintanya, pulau Tidung menghadirkan pesona kasih sayang yang begitu melekat didalam hati. Selain itu, banyak spot foto yang dibuat untuk melengkapi pesona dari pulau Tidung itu sendiri. Pulau ketiga yang menjadi destinasi selanjutnya adalah pulau Pelangi, pulau ini merupakan pulau resort yang dikhususkan bagi mereka yang ingin merasakan sensasi pulau pribadi. Dipulau ini peserta disambut dengan ramah oleh resort yang berada dipulau tersebut sekaligus disuguhkan makan siang dengan menu seafood yang nikmat. Sore harinya para peserta bergegas menuju pulau Pramuka untuk menikmati sunset di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Pulau Pramuka juga merupakan pusat administratif Kabupaten Kepulauan Seribu dan sekaligus pusat pemerintahan satu-satunya kabupaten di Provinsi DKI Jakarta. Selain itu para peserta juga menginap dihomestay-homestay yang sudah disediakan di pulau Pramuka ini, seperti homestay Royal Mermaid, Shafir, dan juga Rumah Ijo. Setelah makan malam, ada sharing session mengenai pemanfaatan sosial media dan diselingi dengan penampilan band akustik. Hari pertama Wisata Bahari terasa begitu menyenangkan.

Keesokan paginya setelah sarapan, para peserta diajak untuk snorkeling ke pulau Air dan menikmati keindahan alam bawah lautnya. Tapi sebelum menuju pulau Air, para peserta dibawa ke Gusung Patrick yang berada tepat di depan pulau Derawan. Hamparan pasir putih di Gusung Patrick yang hanya akan timbul disela-sela waktu tertentu menambah keistimewaan perjalanan pagi ini. Usai melakukan sosialisasi alat snorkeling dan juga pemanasan di Gusung Patrick, para peserta langsung diajak ke pulau Air. Sejauh mata memandang memang hanya birunya laut yang akan terlihat di pulau Air, namun ketika memasang alat dan mulai bersnorkeling segalanya berubah saat menyaksikan pemandangan bawah laut yang begitu menakjubkan. Terumbu karang tempat ikan-ikan bersarang seakan memanggil untuk terus dipandang. Rasa menggigil karena terlalu lama berendam tidak terhiraukan karena keindahan alam yang enggan untuk dilewatkan. Setelah puas menyusuri pemandangan alam bawah laut, para peserta kembali menuju homestay. Siang hari saat matahari tanpa malu menghadirkan sinarnya, para peserta bersiap-siap membawa barang bawaan untuk meninggalkan pulau Pramuka. Pulau selanjutnya yang akan dituju adalah pulau Kelor, dengan waktu tempuh kurang lebih enam puluh menit, dan dengan gelombang air yang cukup menantang sampailah para peserta di pulau Kelor. Pulau yang menyimpan cerita bersejarah karena adanya benteng Mortello yang masih berdiri tegak ini, menambah keeksotisan dari pulau Kelor. Suara deburan ombak dan angin yang bersemilir menjadi pelengkap ditujuan akhir Wisata Bahari ini. Tepat pukul 16.30 sore para peserta sampai di Dermaga Marina Ancol.

Para peserta di perjalanan Wisata Bahari selama dua hari satu malam ini merasa begitu puas dengan semua hal yang mereka rasakan. Rasa lelah seakan terbayarkan, mengingat pengalaman dan juga kesan yang telah didapatkan. Semoga wisata bahari di Kepulauan Seribu bisa lebih dimanfaatkan, bagi mereka yang ingin menikmati keindahan, tanpa harus pergi jauh meninggalkan kepenatan. (Zulfah)

Berikan Komentar: