Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Danau Satonda, Danau Ajaib dari Nusa Tenggara Barat

admin Rabu, 18 Jan 2017 | 12:01 WIB 0 149 Views
Danau Satonda, Danau Ajaib dari Nusa Tenggara Barat

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Ketika kita mendengar Nusa Tenggara yang terlintas biasanya mengenai wisata Rinjani, Pulau Komodo atau pantainya yang indah. Masih sangat jarang sekali orang orang yang tau tentang Danau Satonda. Padahal danau ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki danau lainnya. Danau Satonda terletak di suatu pulau kecil yang namanya Pulau Satonda, yang termasuk Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Keistimewaan danau ini dengan danau yang lain adalah apabila biasanya danau berisi air tawar, Danau Satonda berisi air asin. Padahal tidak ada sama sekali jalur atau celah yang menghubungkan danau dengan laut. Yang bahkan katanya, rasa air danaunya lebih asin dibandingkan air laut. Padahal dulunya, air pada Danau Satonda adalah air tawar.
Hal ini diperkuat oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh dua ilmuwan Eropa, Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak. Mereka meneliti Danau Satonda pada tahun 1984, 1989 dan 1996. Dan ternyata hasil dari penelitian mereka menyebutkan bahwa Satonda adalah fenomena langka karena airnya yang asin dengan tingkat kebasaan (alkalinitas) sangat tinggi dibandingkan air laut umumnya. Keduanya juga berpendapat, basin Satonda muncul bersamaan dengan terbentuknya kawah tua yang berumur lebih dari 10.000 tahun lalu. 

Akibat dari keadaan air asin yang dua kali lipat dari air asin di laut maka kita bisa mengambang dan tidak akan tenggelam dari permukaan danau. Selain itu disini tidak banyak anda bisa menjumpai biota air dikarenakan kadar keasinan yang tinggi. Jarang ditemukan ikan – ikan maupun biota air lainnya yang hidup di danau ini. Hanya beberapa jenis ikan kecil dan alga atau semacam lumut yang tumbuh pada bebatuan di tepi danau.

Danau Satonda juga dianggap memiliki kemiripan dengan kondisi laut zaman purba. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian terhadap karang dan fosil alga yang hidup di danau tersebut. karena ditemukan stromatolit atau struktur terumbu yang tersusun oleh mikroba bakteri dan ganggang yang banyak ditemukan pada zaman purba, yang pada masa sekarang material tersebut sudah tidak ditemukan lagi. Bahkan pada tahun 2008, peneliti dari BP Migas dan Universitas Gadjah Mada menemukan terumbu karang di Danau Satonda memiliki kandungan minyak dan gas bumi.

Jika anak muda lihat di tepian danaunya ada sebuah batu yang menggantung di pohon. Batu batu itu memang sengaja digantungkan oleh wisatawan karena konon batu-batu yang digantung itu mewakili doa dan harapan mereka yang dipercaya akan terkabul. Keindahan danau satonda juga akan lebih lengkap jika kalian menuju puncak lalu melihat kearah danau yang kawahnya mirip berbentuk angka delapan dan air danau yang berwarna biru kehijauan berpadu dengan rimbunnya pepohonan yang pastinya menyejukkan mata kita.

Selain tepat untuk destinasi wisata bagi para wisatawan, danau ini juga tepat untuk menjadi ladang ilmu atau tempat penelitian karena masih banyaknya misteri yang layak untuk dikaji. Untuk anak muda yang ini ingin menjadi saksi keajaiban Pulau Satonda, ada beberapa alternatif jalur yang dapat dipilih. Dari Sumbawa Besar, dengan menempuh perjalanan menuju Desa Nangamiro selama 8 jam berkendara. Sedangkan dari Dompu, perjalanan bisa ditempuh sekitar 5 jam. 

Sementara itu, dari pelabuhan Nangamiro, perjalanan menuju Pulau Satonda dapat ditempuh menggunakan perahu selama kurang lebih setengah sampai satu jam perjalanan dengan tarif Rp 25 ribu per orang. Dengan sedikit kebruntungan kita bisa menyaksikan aksi lumba-lumba yang melintasi perairan Laut Flores. (Fariz)

Foto: Danaubesar

Berikan Komentar: