Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Air Berwarna Merah, Danau Pagaralam Masih Menyimpan Misteri

admin Jumat, 28 Apr 2017 | 11:19 WIB 2 90 Views


PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Danau yang satu ini lain daripada yang lain. Bila biasanya air danau berwarna jernih, hijau atau biru maka di Danau Pagaralam ini airnya berwarna merah darah. Danau Pagaralam berlokasi di perbukitan Raje Mandare, di perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Propinsi Bengkulu.

Danau seluas enam hektare ini terletak di sekitar hutan Raje Mandare, perbatasan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu dengan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Danau Pagar Alam sering disebut juga dengan nama Danau Merah Rimba Candi. Kawasan ini pertama kali ditemukan pada tahun 2010 oleh sekelompok warga yang sedang melakukan ekspedisi ke kawasan hutan dan bukit Rimba Candi.

Daerah ditemukannya danau merah ini merupakan Daerah Rimba Candi diyakini sebagai kawasan candi pertama di Sumatera. Hal ini di perkuat dengan ditemukannya sisa sisa bangunan mirip candi di kawasan ini.

Menurut warga setempat yang pernah datang ke lokasi danau. Danau Merah ini mempunyai keistimewaan berupa warna air benar benar berwarna merah seperti darah jika dilihat dari permukaan, tapi ketika air diambil menggunakan tangan atau diangkat ke permukaan, justru warnanya berubah seperti biasa. Bening dan jernih. Hal aneh lainnya adalah aroma pandan yang tercium saat malam hari.

Tak hanya Danau Merah yang menyimpan misteri. Kawasan Raje Mandare juga memiliki sejumlah satwa raksasa. Warga pernah menemukan kelabang dengan panjang 50 sentimeter dan lebar 30 sentimeter, burung raksasa dari jenis yang tidak diketahui, dan kerbau yang di telinganya terdapat sarang lebah.

Ajaibnya lagi, hewan-hewan ini cukup jinak dan tidak takut dengan manusia. Layaknya hewan peliharaan di rumah. Syaratnya, Anda tidak boleh mengeluarkan suara atau berbicara ketika didekati oleh satwa ini agar mereka tidak lari.

Pohon pohon di hutan Raje Mandare memiliki susunan tersendiri. Bila pohon tersebut tumbuh di wilayah Pagar Alam, maka tumbuhnya miring ke Pagar Alam. Sedangkan bila tumbuh di Bengkulu, maka pohon-pohon akan miring ke arah Bengkulu.

Akses menuju Danau Merah memang terbilang sulit karena tidak ada kendaraan yang dapat mencapai lokasi ini. Anak muda yang ingin datang perlu membutuhkan perlengkapan ekstra dan kondisi fisik yang baik sebelum memulai petualangan menuju Danau Merah. Karena, Danau Merah hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 1 – 2 hari, tergantung kondisi fisik dan juga cuaca.

Tapi sayangnya Danau Merah kini berbeda keadaannya dari awal ditemukan. Airnya mulai menyusut dan hanya tersisa sebesar kolam kubangan kerbau saja.

Selain itu, area di sekitar danau mulai banyak ditumbuhi semak belukar. Dan hingga saat ini pemerintah setempat masih belum dapat mengungkap misteri Danau Merah maupun kawasan Raje Mandare. (Fariz)

foto: Sportourism

line at radio pemuda fm

2 Komentar »

  1. Ronal Gigih Sabtu, 29 Apr 2017 | 19:54 WIB at 19:54 WIB - Reply

    mantap tempatnya bikin daya tarik tersendiri, ajaib

  2. inspiring id Sabtu, 29 Apr 2017 | 19:55 WIB at 19:55 WIB - Reply

    mantap !

Berikan Komentar: