Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Kemeja Flanel Dulu dan Sekarang

admin Thursday, 17 Mar 2016 | 11:27 WIB 0 673 Views
Kemeja Flanel Dulu dan Sekarang

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Bicara tentang anak muda masa kini tidak terlepas dari pakaian yang dikenakannya, Kemeja flanel adalah salah satu pakaian yang paling populer sepanjang masa bahkan sampai sekarang pun kemeja flanel menjadi trend para anak muda. Kecocokannya yang dikombinasikan dengan jeans dan sneakers atau boots, atau dipakai sebagai luaran yang dipadukan dengan t-shirt didalamnya yang merupakan keunggulan dari flanel itu sendiri dan hal itu juga yang membuat flanel tak lekang waktu, style yang abadi, dan trend yang tiada henti.

Tapi ternyata kemeja flanel itu awalnya identik dengan para pekerja keras yang turun langsung di lapangan dan dipakai oleh orang-orang yang berada di garis depan serta bersentuhan langsung dengan objek pekerjaan di lapangan.

Kata flanel sendiri berasal dari bahasa Wales yaitu gwlanen yang berarti “bahan wol”. Dan menurut sejarah flanel ditemukan pada awal abad ke-16 di Wales dengan sebutan flannelette yang pada saat itu dipakai oleh para petani untuk berlindung dari cuaca dingin dan rerantingan pohon. Awalnya flanel diproduksi secara tradisional dan rumahan yaitu dibuat dari benang wol yang di garuk pada proses akhir. Tapi dengan adanya Revolusi Industri pada abad ke-18 flanel mulai diproduksi secara massal dan dikerjakan di pabrik. Tak hanya itu, bahan baku pun mulai digantikan dengan cotton dan lain lain nya.

Pada tahun 1889 Hamilton Carhatt mendirikan perusahaan yang dinamakan Carhatt. Carhatt ini lah yang pertama kali mengklaim bahwa dia yang menemukan kemeja berbahan flanel dan motif kotak kotak yang terinpirasi dari pakaian tradisional Skotlandia. Pada awalnya mereka membuat pakaian flanel ini untuk para engineers yang bekerja di jalur kereta api dengan menciptakan pakaian yang tahan banting, nyaman dipakai, tapi tetap berkarakter.

Memasuki awal abad ke-20 flanel mulai diproduksi dengan menyesuaikan musim-musim yang ada dan tidak hanya diproduksi untuk cuaca dingin saja. Bahan flanel pun mengalami pencampuran antara bahan satu dengan yang lain alhasil flanel menjadi beragam ada yang tipis, ringan, maupun tebal. Di abad yang sama flanel dengan motif kotak kotak diidentikkan dengan pekerja kasar, pekerja lapangan, dan mereka yang bekerja di luar lapangan. Dipilihnya flanel karena bahannya yang mempunyai daya tahan yang kuat dan mehangatkan, sehingga memudahkan para pekerja untuk berkerja dalam waktu yang lama di suhu dingin.

Flanel juga pernah digunakan sebagai seragam dan selimut di medan tempur serta digunakan sebagai bahan alternative pengganti perban di rumah sakit pada saat Perang Dunia 1. Namun setelah perang berakhir, flanel yang identik dengan kaum menengah kebawah mulai naik kasta menjadi pakaian seluruh lapisan sosial masyarakat. Dan kemeja flanel mulai diidentikan dengan kaum laki-laki.

Di tahun 1963, grup band The Beach Boys membuat kemeja flanel ini terkenal setelah mereka mengenakan kemeja flanel pada cover album “surfer girl”. Dan diawal tahun 1990an grup band Nirvana dan Pearl Jam kembali mempopulerkan kemeja flanel dengan motif kotak kotak kemudian trend pun teralihkan, para anak muda beramai ramai mengenakan kombinasi kemeja flanel, jeans dan boots/sneakers.

Pada masa kini flanel kembali menjadi trend dengan semakin banyaknya inovasi motif dan warna warna yang mudah dipadupadankan dengan celana dan sepatu pun. Jadi jangan asal beli dan pakai tapi kenali juga sejarahnya agar kita semua tahu ada hal hal yang menarik dari pakaian yang kita pakai. (Fariz)

Berikan Komentar: