Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Indahnya Keberagaman, Jemaat Gereja Ini Merayakan Natal Dengan Budaya Betawi

admin Tuesday, 26 Dec 2017 | 10:36 WIB 0 22 Views
Indahnya Keberagaman, Jemaat Gereja Ini Merayakan Natal Dengan Budaya Betawi

PEMUDAFM.COM, Radio Online Indonesia – Tahukah anak muda ada yang menarik dari samping Jakarta, saat perayaan Natal sebuah gereja yang terletak di Kampung Sawah, Pondok Gede, Bekasi. Gereja Katolik Santo Servatius Kampung Sawah terlihat konsisten dalam meneruskan budaya leluhur, yakni tradisi budaya Betawi yang telah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu.

Hal ini terlihat saat pakaian khas Betawi yang melekat pada panitia pelaksanaan Misa, bagi Pria mereka mengenakan peci berwarna hitam dipadu dengan stelan baju koko dan celana panjang serta sarung yang diselendangkan. Sedangkan perempuan, mengenakan atasan kebaya yang dipadukan dengan kain batik ataupun celana. Tak sedikit juga yang terlihat bagian kepalanya ditutup kerudung khas betawi.

Tidak sampai disitu,berbagai ornamen seperti kembang mayang khas betawi juga menghiasi setiap sudut gereja inkulturasi tersebut. Inkulturasi sendiri merupakan pertemuan berbagai budaya yang bersifat khas dimana kedua kebudayaan itu menyatu dan melebur menjadi satu sehingga menjadi budaya baru.

Nuansa khas Betawi tersebut dilakukan di Gereja Santo Servatius saat perayaan Natal, Paskah serta kegiatan besar lainnya. Kendati demikian panitia tetap akan menggunakan pakaian adat betawi pada setiap pelaksanaan Misa setiap minggunya.

Di luar dari keunikan Gereja Katolik Santo Servatius, ada hal yang dapat dijadikan sebagai teladan, yakni ciri khas sikap toleransi beda agama antar warga kampung sawah. Di Kampung Sawah terdapat 3 tempat ibadah yang sudah sangat lama berdiri dan berdampingan di antaranya Gereja Katolik Santo Servatius, Gereja Kristen Pasundan, dan Masjid Agung Al Jauhar Yayasan Pendidikan Fisabilillah (Yasfi).

Pada Setiap agenda besar umat Muslim berkoordinasi dengan pengurus Gereja Kristen Pasundan dan Gereja Santo Servatius untuk meminjam lahan parkir, bantuan pengatur lalu lintas, maupun keamanan. Begitu juga sebaliknya, halaman masjid dipakai menampung kendaraan umat Nasrani saat hari raya berlangsung

Setiap magrib pula terdengar suara adzan berkumandang dan lonceng gereja saling bersahutan, hal ini seakan menandakan sikap toleransi yang besar antar umat beragama didaerah tersebut.

Sepertinya kita semua sebagai Anak Muda bisa berkaca pada sikap toleransi Antar umat beragama tersebut ditengah kecemasan naiknya tindakan pelarangan ibadah dan persekusi terhadap minoritas-minoritas agama di Indonesia. (Frigi)

Berikan Komentar: