Bookmaker artbetting.co.uk - Bet365 review by ArtBetting.co.uk

Bookmaker artbetting.gr - Bet365 review by ArtBetting.gr

Germany bookmaker bet365 review by ArtBetting.de

Premium bigtheme.net by bigtheme.org

Bersuara Eps.03: Diskriminasi dan Harapan

admin Saturday, 21 May 2016 | 11:31 WIB 0 532 Views
Bersuara Eps.03: Diskriminasi dan Harapan

PEMUDAFM.COM, Radionya anak muda – Radio Pemuda FM kembali mengadakan kegiatan Bersuara episode ke-3 di hari minggu 15 Mei 2016. Acara mulai pada pukul 15:00 WIB di Kepo Cafe & Resto, diawali dengan pemutaran film “Jentera” karya Airis Stwodio dan “1 Hari Sebelum Kiamat” dari Rekam Production. Secara keseluruhan kedua film tersebut ingin mengangkat sebuah potret eksistensi manusia yang penuh dinamika dalam menjalani kehidupan.

Seperti yang digambarkan di film Jentera, Rana memilih menjadi pekerja seks komersial untuk bertahan hidup setelah ditinggal sang Ibu dan tidak mengetahui keberadaan ayahnya atau Pak Amir yang nekat untuk menikahi anaknya sendiri sebagai bentuk protes kepada seluruh manusia bahwa anak yang memiliki kekurangan fisik juga dapat menikah dan memiliki keturunan dalam film 1 Hari Sebelum Kiamat.

Setelah menonton kedua film tersebut, dilanjutkan dengan diskusi interaktif membahas mengenai kedua film tersebut. Dalam kesempatan ini Dmaz Brodjonegoro sebagai sutradara film Jentera dan sutradara film 1 Hari Sebelum Kiamat, ABY Azy TR bercerita dan menjawab pertanyaan seputar mengenai proses pembuatan hingga kendala dalam pembuatan kedua film tersebut.

Didalam sesi diskusi yang dipandu oleh Zulfah dan Riska penyiar Pemuda FM, Dmaz menjelaskan bahwa melalui film Jentera ingin mengingatkan dari akibat seseorang yang terlalu banyak mengeluh dalam kehidupannya dan merasa apa yang telah diminta tidak pernah dikabulkan. Padahal apabila doa-doa mereka selalu dikabulkan secara instan maka akan menimbulkan masalah lainnya, karena semuanya itu butuh proses tidak langsung terjadi begitu saja.

Sedangkan melalui film 1 Hari Sebelum Kiamat, Aby mengatakan bahwa film ini bukan merupakan film yang dibuat untuk orang-orang menjadi bertaubat melainkan untuk mengingat bahwa ada beberapa fenomena unik yang tidak disangka-sangka di dalam kehidupan dan nyata adanya serta masih terjadinya perilaku diskriminasi antar masyarakat disekeliling kita.

Bersuara merupakan kegiatan offline Radio Pemuda FM, kegiatan yang diharapkan dapat menjadi wadah berukar pikiran serta karya antar anak muda serta sebagai tempat untuk membahas mengenai permasalahan atau isu yang berkaitan dengan anak muda.

Jadi untuk kamu para anak muda yang mempunyai karya-karya bisa tunjukkan hasil karya kamu ke Radio Pemuda FM dan siapa tau bisa diputar dan di diskusikan bersama pada acara Bersuara selanjutnya. Juga jangan lupa kami tunggu kedatangan kalian para anak muda untuk datang dalam BERSUARA selanjutnya. (Fariz)


Dibawah ini adalah foto-foto acara Bersuara Eps.03 di Kepo Cafe & Resto:

line at radio pemuda fm

Berikan Komentar: